3 Alasan Israel Ingin Bunuh Presiden Iran Masoud Pezeshkian
Minggu, 20 Juli 2025 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Kekayaan Senilai RpRp3.260 Triliun
“Bukan Amerika Serikat yang berada di balik upaya pembunuhan terhadap saya. Melainkan Israel. Saya sedang berada di sebuah pertemuan… Mereka mencoba membombardir area tempat kami mengadakan pertemuan itu.”
Komentar tersebut muncul kurang dari sebulan setelah Israel melancarkan kampanye pengeboman yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 13 Juni terhadap Iran, yang menewaskan para komandan militer dan ilmuwan nuklir.
Serangan Israel terjadi dua hari sebelum Teheran dan Washington dijadwalkan bertemu untuk putaran baru perundingan nuklir, yang menghambat negosiasi yang bertujuan mencapai kesepakatan mengenai program atom Iran.
Setidaknya 1.060 orang tewas di Iran selama konflik tersebut, menurut Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran.
Serangan Israel memicu gelombang serangan balasan dengan drone dan rudal, menewaskan 28 orang di Israel, menurut pihak berwenang.
Iran menargetkan markas militer dan intelijen Israel dengan rudal balistik dan drone sebelum AS menengahi gencatan senjata.
2. Zionis Selalu Mencoba Membunuh, tapi Selalu Gagal
Minggu lalu, Pezeshkian mengatakan dalam sebuah wawancara dengan tokoh media AS Tucker Carlson bahwa Israel berusaha membunuhnya. “Mereka memang mencoba, ya … tetapi mereka gagal,” katanya.“Bukan Amerika Serikat yang berada di balik upaya pembunuhan terhadap saya. Melainkan Israel. Saya sedang berada di sebuah pertemuan… Mereka mencoba membombardir area tempat kami mengadakan pertemuan itu.”
Komentar tersebut muncul kurang dari sebulan setelah Israel melancarkan kampanye pengeboman yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 13 Juni terhadap Iran, yang menewaskan para komandan militer dan ilmuwan nuklir.
Serangan Israel terjadi dua hari sebelum Teheran dan Washington dijadwalkan bertemu untuk putaran baru perundingan nuklir, yang menghambat negosiasi yang bertujuan mencapai kesepakatan mengenai program atom Iran.
Setidaknya 1.060 orang tewas di Iran selama konflik tersebut, menurut Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran.
Serangan Israel memicu gelombang serangan balasan dengan drone dan rudal, menewaskan 28 orang di Israel, menurut pihak berwenang.
Iran menargetkan markas militer dan intelijen Israel dengan rudal balistik dan drone sebelum AS menengahi gencatan senjata.
3. Masuk Lingkaran Kekuasaan Khamenei
"Saya membayangkan pemimpin tertinggi saat ini tidak bisa tidur dan khawatir apakah dia akan hidup atau tidak," ujar Holly Dagres, pakar regional dan peneliti senior di lembaga pemikir Washington Institute di Washington, D.C., kepada CBS News.Lihat Juga :