Jepang Sebut 3 Negara Ini Jadi Ancaman Keamanan Terbesar sejak Perang Dunia II

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:52 WIB
loading...
A A A
Laporan tersebut menyatakan bahwa beberapa perangkat keras militer terbaru Rusia telah dikerahkan ke Pasifik.

Moskow telah menambahkan pasukan, rudal, dan pesawat tempur ke pulau-pulau di utara Jepang, yang direbut Uni Soviet menjelang akhir Perang Dunia II, tetapi Jepang mengklaim bahwa pulau-pulau tersebut merupakan wilayah kedaulatan Jepang yang kini diduduki secara ilegal oleh Rusia.

Sementara itu, Korea Utara terus mengembangkan senjata nuklir dan rudal balistik untuk mengirimkannya, menurut laporan tersebut.

Rudal balistik Pyongyang, yang diyakini mampu membawa hulu ledak nuklir, dapat mencakup seluruh kepulauan Jepang, katanya.

"Aktivitas militer Korea Utara menimbulkan ancaman yang bahkan lebih serius dan mendesak bagi keamanan Jepang daripada sebelumnya," kata laporan itu.

Makalah Jepang tersebut menggemakan banyak kekhawatiran yang disuarakan oleh Kepala Komando Indo-Pasifik militer AS, Laksamana Samuel Paparo, dalam sebuah makalah postur pada bulan April.

"Tiongkok terus mengejar modernisasi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya dan perilaku yang semakin agresif yang mengancam tanah air AS, sekutu kami, dan mitra kami," kata Paparo.

Komandan AS tersebut juga mengatakan bahwa kerja sama yang semakin erat antara China dan Rusia serta Korea Utara menghadirkan ancaman yang semakin besar di Pasifik.

"Bersama-sama, hubungan yang semakin erat antara negara-negara ini menciptakan tantangan yang kompleks dan saling terkait bagi keamanan nasional AS dan stabilitas regional," kata Paparo.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
10.000 Lebih Jenazah...
10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi
Rekomendasi
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved