Israel Putus Listrik dan Air ke Badan PBB untuk Pengungsi Palestina

Rabu, 16 Juli 2025 - 12:52 WIB
loading...
Israel Putus Listrik...
Gedung UNRWA di Yerusalem Timur pada 30 Oktober 2024. Foto/Saeed Qaq/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Menteri Energi Israel, Eli Cohen, mengumumkan pada hari Selasa (15/7/2025) bahwa listrik dan air telah diputus ke kantor-kantor Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). Langkah ini bertujuan menghentikan operasi badan tersebut di Israel.

Dengan slogan "Matikan lampu di UNRWA!" Cohen menulis di X bahwa, "Undang-undang untuk memutus listrik dan air dari kantor-kantor UNRWA, yang akan menyebabkan penghentian kegiatan organisasi tersebut di Israel, telah diterbitkan."

Cohen mengklaim badan PBB tersebut telah bertindak sebagai "cabang operasional Hamas," menuduh badan tersebut bertindak sebagai "sarang hasutan dan pembunuhan dan tidak memiliki hak untuk berdiri."

Israel secara resmi menerapkan larangan kegiatan UNRWA pada akhir Januari. Badan tersebut terpaksa mengosongkan kantor pusatnya di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur yang diduduki, dan otoritas Israel kemudian memerintahkan penutupan enam sekolah yang dikelola UNRWA di kota tersebut.

Pada 28 Oktober 2024, Knesset Israel mengesahkan dua undang-undang final yang melarang UNRWA beroperasi di Israel, mencabut hak istimewa dan kekebalannya, serta melarang segala bentuk kontak formal dengan badan tersebut.

Israel menuduh para pegawai badan tersebut berpartisipasi dalam serangan Hamas pada akhir 2023, tuduhan yang dibantah tegas badan tersebut.

PBB telah menegaskan kembali komitmen UNRWA terhadap netralitas dan menolak larangan Israel, menekankan peran vital badan tersebut dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Seiring meningkatnya perang Israel di Gaza, warga Palestina semakin bergantung pada UNRWA, organisasi kemanusiaan internasional terbesar yang melayani penduduk.

Menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, Israel telah melancarkan serangan brutal di Gaza sejak Oktober 2023, menewaskan hampir 58.500 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Pengeboman tanpa henti telah menghancurkan wilayah kantong tersebut dan menyebabkan kekurangan pangan dan penyakit.

November lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di wilayah kantong tersebut.

Baca juga: Terungkap, Trump Akui Rusia Pasti Menang Perang Lawan Ukraina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
10 Pejabat Badan Gizi...
10 Pejabat Badan Gizi Nasional dan Latar Belakangnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved