Negara NATO Ini Akan Ikutkan Manula dalam Wajib Militer
Senin, 14 Juli 2025 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Usulan ini merupakan bagian dari rencana yang lebih luas untuk memperkuat militer. Swedia, yang bergabung dengan NATO pada Maret 2024, berjanji untuk hampir menggandakan jumlah personel militernya menjadi 115.000 pada tahun 2030, dari 60.000 pada tahun 2023.
Negara ini menerapkan kembali wajib militer pada tahun 2017 setelah hampir satu dekade hanya melayani secara sukarela, dengan alasan masalah keamanan regional.
Semua partai di parlemen juga telah mendukung janji untuk mengalokasikan tambahan 300 miliar kronor (USD31,4 miliar) untuk pertahanan, di samping peningkatan anggaran tahunan.
Perkembangan ini mencerminkan dorongan militerisasi yang lebih luas di antara negara-negara anggota NATO Eropa, yang mengatakan bahwa mereka harus meningkatkan anggaran pertahanan mereka untuk melawan apa yang mereka sebut sebagai ancaman dari Rusia.
Moskow telah membantah bahwa hal itu merupakan ancaman bagi negara-negara ini, menuduh para pejabat Barat mengobarkan ketakutan untuk membenarkan melonjaknya anggaran militer dan penurunan standar hidup di seluruh benua.
Negara ini menerapkan kembali wajib militer pada tahun 2017 setelah hampir satu dekade hanya melayani secara sukarela, dengan alasan masalah keamanan regional.
Semua partai di parlemen juga telah mendukung janji untuk mengalokasikan tambahan 300 miliar kronor (USD31,4 miliar) untuk pertahanan, di samping peningkatan anggaran tahunan.
Perkembangan ini mencerminkan dorongan militerisasi yang lebih luas di antara negara-negara anggota NATO Eropa, yang mengatakan bahwa mereka harus meningkatkan anggaran pertahanan mereka untuk melawan apa yang mereka sebut sebagai ancaman dari Rusia.
Moskow telah membantah bahwa hal itu merupakan ancaman bagi negara-negara ini, menuduh para pejabat Barat mengobarkan ketakutan untuk membenarkan melonjaknya anggaran militer dan penurunan standar hidup di seluruh benua.
(ahm)
Lihat Juga :