Israel Siapkan Rafah Jadi Kamp Pengungsian Paksa, Berikut 4 Faktanya

Senin, 14 Juli 2025 - 02:10 WIB
loading...
Israel Siapkan Rafah...
Israel siapkan Rafah jadi kamp pengungsian paksa. Foto/X/@amirrelshant1
A A A
GAZA - Operasi pembongkaran yang dilakukan oleh Israel di Rafah di selatan Gaza telah ditingkatkan secara drastis. Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan rencana untuk merelokasi 600.000 orang ke tempat yang menurut para pengamat akan menjadi "kamp konsentrasi" di wilayah Gaza selatan, dengan rencana untuk memperluasnya ke seluruh penduduk Jalur Gaza.

Analisis terhadap citra satelit hingga 4 Juli 2025 menunjukkan jumlah bangunan yang dihancurkan di Rafah meningkat menjadi sekitar 28.600, naik dari 15.800 pada 4 April 2025, menurut data dari Pusat Satelit Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNOSAT).

Ini berarti sekitar 12.800 bangunan hancur antara awal April dan awal Juli saja – sebuah peningkatan tajam dalam pembongkaran yang bertepatan dengan serangan baru Israel ke Rafah yang diluncurkan pada akhir Maret 2025.

4Israel Siapkan Rafah Jadi Kamp Pengungsian Paksa, Berikut 4 Faktanya

1. Kamp Pengungsian untuk 600.000

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa 600.000 warga Palestina yang tinggal di wilayah pesisir al-Mawasi akan dipindahkan ke Rafah, lokasi untuk apa yang disebutnya sebagai “kota kemanusiaan” baru bagi warga Palestina, dalam waktu 60 hari setelah kesepakatan gencatan senjata disepakati.

Menurut Katz, seluruh penduduk sipil Gaza – lebih dari 2 juta orang – pada akhirnya akan direlokasi ke kota di selatan ini.

Sebuah proposal yang dilihat oleh Reuters, yang mengusung nama Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang didukung AS, merinci rencana untuk "Area Transit Kemanusiaan" di mana penduduk Gaza akan "tinggal sementara, menjalani deradikalisasi, reintegrasi, dan bersiap untuk pindah jika mereka menginginkannya".

Menteri tersebut mengatakan Israel berharap dapat mendorong warga Palestina untuk "beremigrasi secara sukarela" dari Jalur Gaza ke negara lain, dan menambahkan bahwa rencana ini "harus dipenuhi".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Berita Terkini
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Infografis
Ironis! Hanya 4% Warga...
Ironis! Hanya 4% Warga Israel yang Meyakini Tentara Israel Menang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved