Tak Menyerah! Freedom Flotilla Kirim Kapal Handala untuk Dobrak Pengepungan Gaza

Minggu, 13 Juli 2025 - 18:40 WIB
loading...
A A A
Banyak awak Freedom Flotilla masih berasal dari Eropa dan Amerika Utara. "Israel cenderung sedikit lebih ragu sebelum menyerang aktivis internasional," kata Borgia. Namun, seperti yang disaksikan dunia dengan Madleen, hal itu pun tidak menghentikan mereka untuk menculik awak kapal dari perairan internasional dan menjadikan mereka sasaran penyiksaan. Sementara itu, pemerintah asal para aktivis tersebut sebagian besar tetap diam, termasuk Italia, kata Borgia. "Para menteri kami berjabat tangan dengan tersangka ICC Benjamin Netanyahu, tetapi mereka tidak mengatakan apa pun tentang Palestina."

Ia juga menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan Italia seperti raksasa pertahanan Leonardo terus mengekspor senjata ke Israel, meskipun ada larangan konstitusional untuk melakukannya. Pihak lain yang ikut serta dalam misi tersebut juga menyuarakan kritik serupa. Pemimpin serikat pekerja AS, Christian Smalls, mengumumkan partisipasinya dalam misi Handala bersamaan dengan seruan untuk mengakhiri dukungan AS terhadap Israel. "Bukan hanya pemerintah," tulisnya. "Organisasi serikat buruh AS kita sendiri yang seharusnya memperjuangkan keadilan justru terlibat."

Dalam pernyataannya, Smalls mengecam diamnya beberapa serikat buruh besar AS terkait genosida di Gaza dan mendesak mereka untuk mendengarkan anggotanya. "Pembunuhan orang tak berdosa tidak melampaui lingkup buruh," kata Smalls di media sosial. "Saya menyerukan kepada buruh AS untuk mengambil sikap: hentikan semua pengiriman senjata ke Israel, segera sahkan resolusi gencatan senjata, dan berada di sisi sejarah yang benar. Kami tidak akan terintimidasi. Kami tidak akan diam."

Di seluruh Eropa, serikat buruh semakin mendukung resolusi pro-Palestina di bawah tekanan dari anggota mereka. Dalam banyak hal, hal ini mencerminkan pengalaman Armada Kebebasan yang digambarkan Borgia: dukungan akar rumput yang kuat dan keterlibatan yang semakin meningkat dari masyarakat, yang disambut dengan ketidakpedulian atau permusuhan dari kelas politik. "Tapi itu tidak menghentikan kami," ujarnya. "Banyak penyelenggara inti kami adalah orang Palestina, dan ketika kami berbicara dengan orang-orang di Palestina, mereka selalu mendesak kami untuk terus bersuara."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved