Dokter Bedah AS Ungkap Horor di Ruang Operasi dan Kekejaman Israel

Minggu, 13 Juli 2025 - 17:38 WIB
loading...
A A A
Korban jiwa dari serangan Israel terbaru dicontohkan oleh Perlmutter oleh dua remaja berusia 15 tahun—termasuk gadis yang bersepeda—yang dibawa ke ruang operasi di masing-masing rumah sakit tempatnya bekerja, dengan jarak seminggu.

"Mereka berdua terluka parah dan tercabik-cabik oleh helikopter tempur Apache," kata Perlmutter. Gadis itu, menurutnya, "akan beruntung jika ia bisa menyelamatkan tiga anggota tubuhnya".

Perlmutter mengatakan bahwa orang-orang di tempat kejadian memberi tahu kru ambulans yang membawa gadis muda itu ke rumah sakit bahwa ia terkena tembakan dari helikopter militer Israel.

Baca Juga: Jika China Serang Taiwan, Negara Tetangga Indonesia Janji Tak Akan Kirim Pasukan

Ia mengatakan bahwa gadis itu mengendarai sepedanya sendiri dan tiba di rumah sakit tanpa ransel atau apa pun yang mungkin menimbulkan kecurigaan. Gambar-gambar mengerikan dari meja operasi menunjukkan luka parah di kaki dan lengannya.

"Anak laki-laki itu sedang berkendara bersama neneknya setelah menerima peringatan untuk mengungsi dari utara," kata Perlmutter. "Kemudian mobil itu diserang oleh dua helikopter tempur Apache. Neneknya terluka parah di tempat kejadian dan meninggal dunia," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved