Diserang Pemberontak, 100 Tentara Myanmar Kocar-kacir Kabur ke Thailand
Minggu, 13 Juli 2025 - 11:36 WIB
loading...
A
A
A
“Beberapa (pasukan Myanmar) membelot ke pasukan gabungan kami, tetapi beberapa dari mereka lari ke Thailand,” ujarnya kepada AFP.
Kelompok bersenjata dari etnis minoritas Karen telah lama menentang militer dan kini memainkan peran kunci dalam melawan kendali junta atas zona perbatasan.
Perang saudara Myanmar telah menyebabkan gelombang pengungsian penduduk yang besar, dengan 81.000 pengungsi atau pencari suaka dari negara tersebut saat ini tinggal di Thailand, menurut data PBB.
KNLA telah berjuang selama beberapa dekade untuk membangun otonomi yang lebih besar bagi masyarakat Karen yang tinggal di sepanjang sisi tenggara Myanmar.
Sementara itu, serangan udara militer Myanmar menewaskan 22 orang, termasuk anak-anak, di sebuah biara yang melindungi warga sipil yang mengungsi pada hari Jumat.
Menurut milisi anti-junta, serangan udara terjadi sekitar pukul 01.00 dini di desa Lin Ta Lu ketika aula biara tempat para pengungsi internal menginap menjadi target.
Milisi tersebut, yang meminta tak disebutkan namanya karena masalah keamanan, mengatakan kepada AFP bahwa 22 orang tewas, termasuk tiga anak-anak, sementara dua orang luka-luka dan masih dalam kondisi kritis di rumah sakit.
"Mereka mengira aman untuk tinggal di biara Buddha," katanya. "Namun mereka tetap dibom."
Kelompok bersenjata dari etnis minoritas Karen telah lama menentang militer dan kini memainkan peran kunci dalam melawan kendali junta atas zona perbatasan.
Perang saudara Myanmar telah menyebabkan gelombang pengungsian penduduk yang besar, dengan 81.000 pengungsi atau pencari suaka dari negara tersebut saat ini tinggal di Thailand, menurut data PBB.
KNLA telah berjuang selama beberapa dekade untuk membangun otonomi yang lebih besar bagi masyarakat Karen yang tinggal di sepanjang sisi tenggara Myanmar.
Militer Myanmar Mengebom Biara Buddha, 22 Tewas
Sementara itu, serangan udara militer Myanmar menewaskan 22 orang, termasuk anak-anak, di sebuah biara yang melindungi warga sipil yang mengungsi pada hari Jumat.
Menurut milisi anti-junta, serangan udara terjadi sekitar pukul 01.00 dini di desa Lin Ta Lu ketika aula biara tempat para pengungsi internal menginap menjadi target.
Milisi tersebut, yang meminta tak disebutkan namanya karena masalah keamanan, mengatakan kepada AFP bahwa 22 orang tewas, termasuk tiga anak-anak, sementara dua orang luka-luka dan masih dalam kondisi kritis di rumah sakit.
"Mereka mengira aman untuk tinggal di biara Buddha," katanya. "Namun mereka tetap dibom."
Lihat Juga :