Negara ini Justru Tawarkan Penghargaan Tulus dengan Tarif Tinggi yang Dijatuhkan Trump

Sabtu, 12 Juli 2025 - 19:16 WIB
loading...
Negara ini Justru Tawarkan...
Min Aung Hlaing tawarkan penghargaan tulus dengan tarif tinggi yang dijatuhkan Donald Trump. Foto/X/@ChinaDaily
A A A
WASHINGTON - Pemimpin militer Myanmar Min Aung Hlaing memuji Presiden Donald Trump dan memintanya untuk mencabut sanksi. Itu diungkapkan junta militer pada hari Jumat, setelah surat tarif dari presiden AS yang dianggapnya sebagai pengakuan publik pertama Washington atas pemerintahannya.

Min Aung Hlaing mendukung klaim palsu Trump bahwa pemilu AS 2020 dicurangi, dan berterima kasih kepadanya karena telah menghentikan pendanaan untuk media yang didukung AS yang telah lama memberikan liputan independen tentang Myanmar yang dilanda konflik.

Militer menggulingkan pemerintahan sipil terpilih Aung San Suu Kyi pada tahun 2021, menjerumuskan negara tersebut, yang juga dikenal sebagai Burma, ke dalam perang saudara. Suu Kyi tetap dipenjara sejak saat itu.

Departemen Luar Negeri AS menjatuhkan sanksi kepada pemimpin junta dan pejabat lainnya karena menggunakan "kekerasan dan teror untuk menindas" rakyat Myanmar dan "meniadakan hak mereka untuk bebas memilih pemimpin mereka sendiri."

Para diplomat AS tidak secara resmi terlibat dengan junta, tetapi Trump mengirimkan surat kepada Min Aung Hlaing atas namanya pada hari Senin yang menyatakan bahwa AS akan mengenakan tarif 40% mulai 1 Agustus, turun dari ancaman 44%. Surat tersebut merupakan salah satu dari 20 surat serupa yang dikirimkan Trump kepada para pemimpin dunia dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Ini Penyebab Utama Kecelakaan Pesawat Air India
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved