Iran dan AS Tanggapi Usulan Rusia Bantu Teheran Menguras Uranium

Jum'at, 11 Juli 2025 - 17:00 WIB
loading...
Iran dan AS Tanggapi...
Sentrifugal di fasilitas nuklir Iran. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Iran, Amerika Serikat (AS), dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mencermati usulan Rusia untuk menghilangkan kelebihan uranium yang diperkaya dari Iran, tetapi hal tersebut belum mencapai titik spesifik. Pernyataan itu diungkap Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov kepada Sputnik.

"Kami telah menyampaikan usulan ini kepada pihak Iran dan Amerika, dan IAEA juga mengetahuinya. Tujuannya adalah untuk menyelesaikan dua masalah sekaligus - yang pertama terkait dengan fakta bahwa pihak Iran, seperti yang kami pahami, dengan tegas menekankan pentingnya mempertahankan hak untuk melakukan pengayaan uranium di wilayahnya,” ujar dia.

Ryabkov menambahkan, “Di sisi lain, kami melihat adanya penentang Teheran yang menyatakan kekhawatiran besar tentang akumulasi uranium yang diperkaya di wilayahnya melebihi tingkat yang biasanya digunakan dalam pembuatan bahan bakar reaktor nuklir."

“Jika Rusia dapat membawa material ini keluar dari Iran dan melakukan pekerjaan yang tepat dengannya untuk menghasilkan bahan bakar atau mengelolanya sedemikian rupa sehingga menjadi produk komersial yang siap dijual, maka kedua tugas ini dapat diselesaikan secara efektif,” ujar dia.

Dia menyatakan, "Mengingat masih belum jelas bagaimana dialog akan berlangsung, apakah akan berlangsung sama sekali, dan jika ya, dalam format apa, kami belum mencapai detail spesifik mengenai langkah-langkah praktis tersebut.”

“Namun, semua pihak yang berkepentingan menyikapi hal ini dengan penuh perhatian dan, mungkin, bisa dikatakan, memandang hal ini sebagai cerminan keseriusan upaya kami, keseriusan niat kami dalam hal ini," ujar Ryabkov.

Baca juga: Citra Satelit Ungkap Kemungkinan Kerusakan Pangkalan AS di Qatar yang Diserang Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved