Menlu Rusia dan AS Bertemu di Malaysia, Seiring Forum Regional ASEAN
Kamis, 10 Juli 2025 - 17:57 WIB
loading...
Menlu Rusia Sergey Lavrov (kiri) dan Menlu AS Marco Rubio tiba di Kuala Lumpur, Malaysia. Foto/scoop.my
A
A
A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio bertemu di sela-sela forum ASEAN di Malaysia pada hari Kamis (10/7/2025). Kabar itu diumumkan Departemen Luar Negeri AS.
Lavrov dan Rubio telah beberapa kali berbincang melalui telepon sejak Presiden AS Donald Trump kembali ke Gedung Putih pada bulan Januari, tetapi baru bertemu langsung sekali – di Arab Saudi pada bulan Februari. Pertemuan pertama itu sebagai bagian dari kontak yang bertujuan menormalisasi hubungan kedua negara.
Jadwal pertemuan yang dipublikasikan di situs web Departemen Luar Negeri mencantumkan pertemuan antara Rubio dan Lavrov yang dijadwalkan di Kuala Lumpur, tempat keduanya menghadiri Forum Regional Asosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tahunan.
Perundingan antara kedua diplomat tersebut berlangsung pukul 18.00 waktu setempat (10.00 GMT), menurut Departemen Luar Negeri.
"Saya dapat mengonfirmasi satu pertemuan sedang direncanakan," ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova kepada TASS pada hari Kamis.
Awal pekan ini, Trump mengecam Presiden Rusia Vladimir Putin, menuduhnya tidak bersedia menyelesaikan konflik Ukraina. "Kami menerima banyak omong kosong yang dilemparkan Putin," klaim pemimpin AS tersebut.
“Putin sangat baik sepanjang waktu, tetapi ternyata tidak berarti dalam hal mengakhiri pertempuran,” ujar Trump.
Moskow menegaskan mereka siap untuk solusi diplomatik dengan Kiev, tetapi bersikeras solusi tersebut harus mengikat secara hukum dan mengatasi akar penyebab krisis.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada hari Rabu bahwa otoritas Rusia menanggapi komentar Trump "dengan tenang," menjelaskan gaya presiden AS "umumnya cukup keras dalam hal frasa yang ia gunakan."
"Kami berkomitmen melanjutkan dialog kami dengan Washington dan kebijakan kami untuk memperbaiki hubungan bilateral yang rusak parah," ujar Peskov.
Baca juga: 2 Negara Pendukung dan 12 Penentang Keras Rencana Gaza Riviera Trump
Lavrov dan Rubio telah beberapa kali berbincang melalui telepon sejak Presiden AS Donald Trump kembali ke Gedung Putih pada bulan Januari, tetapi baru bertemu langsung sekali – di Arab Saudi pada bulan Februari. Pertemuan pertama itu sebagai bagian dari kontak yang bertujuan menormalisasi hubungan kedua negara.
Jadwal pertemuan yang dipublikasikan di situs web Departemen Luar Negeri mencantumkan pertemuan antara Rubio dan Lavrov yang dijadwalkan di Kuala Lumpur, tempat keduanya menghadiri Forum Regional Asosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tahunan.
Perundingan antara kedua diplomat tersebut berlangsung pukul 18.00 waktu setempat (10.00 GMT), menurut Departemen Luar Negeri.
"Saya dapat mengonfirmasi satu pertemuan sedang direncanakan," ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova kepada TASS pada hari Kamis.
Awal pekan ini, Trump mengecam Presiden Rusia Vladimir Putin, menuduhnya tidak bersedia menyelesaikan konflik Ukraina. "Kami menerima banyak omong kosong yang dilemparkan Putin," klaim pemimpin AS tersebut.
“Putin sangat baik sepanjang waktu, tetapi ternyata tidak berarti dalam hal mengakhiri pertempuran,” ujar Trump.
Moskow menegaskan mereka siap untuk solusi diplomatik dengan Kiev, tetapi bersikeras solusi tersebut harus mengikat secara hukum dan mengatasi akar penyebab krisis.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada hari Rabu bahwa otoritas Rusia menanggapi komentar Trump "dengan tenang," menjelaskan gaya presiden AS "umumnya cukup keras dalam hal frasa yang ia gunakan."
"Kami berkomitmen melanjutkan dialog kami dengan Washington dan kebijakan kami untuk memperbaiki hubungan bilateral yang rusak parah," ujar Peskov.
Baca juga: 2 Negara Pendukung dan 12 Penentang Keras Rencana Gaza Riviera Trump
(sya)
Lihat Juga :