Apa Itu Gaza Riviera, Impian Resor Mewah di Atas Reruntuhan Gaza

Kamis, 10 Juli 2025 - 13:55 WIB
loading...
A A A
Menurut laporan PBB dan Human Rights Watch, sekitar 2 juta penduduk Gaza hidup dalam kondisi nyaris tidak manusiawi, angka pengangguran melonjak, 80 persen warga Gaza bergantung pada bantuan kemanusiaan, dan infrastruktur rusak parah akibat perang berulang kali dengan Israel, termasuk invasi darat dan serangan udara pada 2008, 2014, hingga 2023.

Listrik di Gaza hanya menyala rata-rata 3-4 jam per hari, sistem sanitasi kolaps, dan air bersih sulit diperoleh. Bagaimana mungkin sebuah "riviera" dibangun di atas reruntuhan seperti ini?

Ironisnya, sejumlah influencer pro-Israel sempat menyebarkan gambar rekayasa pantai Gaza yang tampak bersih, anak-anak bermain bola, dan restoran di tepi laut. Narasi ini digunakan untuk membantah bahwa Gaza dalam krisis, dengan retorika semacam: “Kalau Gaza begitu miskin, mengapa mereka punya restoran mewah di tepi pantai?”

Namun, analis media menilai ini sebagai propaganda visual yang terputus dari konteks. Foto-foto tersebut menggambarkan segmen kecil dan terbatas dari wilayah Gaza yang sesekali dibuka untuk umum—dan bahkan itu pun di bawah pengawasan ketat.

“Gaza Riviera” lebih cocok disebut sebagai proyek ilusi daripada visi masa depan. Ia adalah simbol dari kegagalan komunitas internasional memahami bahwa penderitaan di Gaza bukan sekadar soal ekonomi, tetapi juga soal keadilan politik dan hak asasi.

Sebagai istilah, “Gaza Riviera” adalah lelucon pahit—semacam mimpi pantai surgawi yang dijual dengan brosur penuh warna, namun berdiri di atas puing-puing, tangis anak-anak, dan blokade tak berujung.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved