Macron Sesumbar Prancis dan Inggris akan Selamatkan Eropa

Rabu, 09 Juli 2025 - 13:41 WIB
loading...
A A A
Inggris telah mencapai serangkaian kesepakatan dengan Prancis selama bertahun-tahun untuk meningkatkan patroli pantai dan berbagi intelijen dalam upaya menghentikan penyelundupan.

Semua ini hanya berdampak terbatas. Sekitar 37.000 orang terdeteksi menyeberangi Selat Inggris dengan perahu kecil pada tahun 2024, dan lebih dari 20.000 orang berhasil menyeberang dalam enam bulan pertama tahun 2025, meningkat sekitar 50% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Puluhan orang tewas saat mencoba menyeberang.

Para pejabat Inggris telah mendesak polisi Prancis turun tangan lebih tegas guna menghentikan perahu-perahu tersebut, dan menyambut baik tindakan petugas yang menikam perahu karet dengan pisau dalam beberapa hari terakhir.

Prancis juga sedang mempertimbangkan proposal Inggris untuk sistem "satu masuk, satu keluar".

Kesepakatan itu akan memungkinkan Prancis untuk menerima kembali beberapa migran yang tiba di Inggris, dengan imbalan Inggris akan menerima sebagian dari mereka yang berada di Prancis.

Macron mengatakan para pemimpin akan mencoba "untuk memperbaiki hari ini apa yang menjadi beban bagi kedua negara kita."

"Prancis dan Inggris memiliki tanggung jawab bersama untuk menangani migrasi ilegal dengan kemanusiaan, solidaritas, dan keadilan," ujar dia.

Baca juga: AS Bangun Pangkalan Udara dan Gudang Amunisi Baru di Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
3 Fakta Robot Ukraina...
3 Fakta Robot Ukraina yang Membunuh Ribuan Tentara Rusia
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Slovenia Larang Pesawat...
Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  
Rekomendasi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved