AS Bangun Pangkalan Udara dan Gudang Amunisi Baru di Israel
Rabu, 09 Juli 2025 - 07:06 WIB
loading...
Tank-tank Israel terlihat di pangkalan militer. Foto/anadolu
A
A
A
TEL AVIV - Amerika Serikat (AS) sedang membangun infrastruktur baru untuk pesawat dan helikopter Israel, beserta bangunan militer lainnya, menurut catatan publik.
Proyek-proyek yang sedang berjalan saat ini bernilai lebih dari USD250 juta, dengan proyek-proyek mendatang diperkirakan akan melebihi USD1 miliar, menurut panggilan untuk kontraktor yang berminat yang awalnya dijadwalkan pada bulan Juni tetapi ditunda karena konflik Israel-Iran.
Situs berita Israel, Haaretz, melaporkan dokumen publik tersebut pada hari Senin (7/7/2025).
Korps Zeni Angkatan Darat AS menggunakan kontraktor untuk membangun depot amunisi dan fasilitas pengisian bahan bakar pesawat dan helikopter, serta struktur beton untuk pangkalan militer Israel.
Dokumen-dokumen tersebut juga menunjukkan AS sedang mencari kontraktor untuk melakukan perbaikan pemeliharaan gedung, termasuk di lapangan terbang.
Satu proyek untuk hanggar, ruang perawatan, dan fasilitas penyimpanan untuk pesawat tanker Boeing KC-46 baru yang diperkirakan akan diterima Israel dalam beberapa tahun mendatang diproyeksikan menelan biaya lebih dari USD100 juta.
Proyek-proyek yang sedang berjalan saat ini bernilai lebih dari USD250 juta, dengan proyek-proyek mendatang diperkirakan akan melebihi USD1 miliar, menurut panggilan untuk kontraktor yang berminat yang awalnya dijadwalkan pada bulan Juni tetapi ditunda karena konflik Israel-Iran.
Situs berita Israel, Haaretz, melaporkan dokumen publik tersebut pada hari Senin (7/7/2025).
Korps Zeni Angkatan Darat AS menggunakan kontraktor untuk membangun depot amunisi dan fasilitas pengisian bahan bakar pesawat dan helikopter, serta struktur beton untuk pangkalan militer Israel.
Dokumen-dokumen tersebut juga menunjukkan AS sedang mencari kontraktor untuk melakukan perbaikan pemeliharaan gedung, termasuk di lapangan terbang.
Satu proyek untuk hanggar, ruang perawatan, dan fasilitas penyimpanan untuk pesawat tanker Boeing KC-46 baru yang diperkirakan akan diterima Israel dalam beberapa tahun mendatang diproyeksikan menelan biaya lebih dari USD100 juta.
Lihat Juga :