Tony Blair Institute Terlibat Proyek Pembersihan Etnis Gaza Riviera Trump

Rabu, 09 Juli 2025 - 08:56 WIB
loading...
A A A
GHF adalah proyek bantuan yang didukung Israel dan AS yang sekarang dinodai oleh pembunuhan lebih dari 600 warga Palestina yang mencari makanan.

Operasi bantuan tersebut dimiliterisasi, dikelola oleh kontraktor swasta AS dan dijaga oleh pasukan Israel.

Organisasi kemanusiaan dunia telah memboikot inisiatif tersebut sementara PBB telah menggambarkan GHF sebagai "kedok" untuk tujuan perang Israel.

Dalam pemodelan internal, BCG menghitung memindahkan warga Palestina dari Gaza akan lebih murah USD23.000 per orang daripada membantu mereka di tempat sekarang.

Satu skenario memproyeksikan 25% dari populasi—sekitar 500.000 orang—akan pergi "secara sukarela" dengan "paket relokasi" senilai USD9.000.

Namun, para kritikus mengatakan rencana apa pun untuk "memberi insentif" kepada warga Palestina untuk meninggalkan daerah kantong yang terkepung itu sama saja dengan pemindahan paksa, yang dilarang berdasarkan hukum internasional.

Tony Blair Institute, meskipun menyangkal penyusunan cetak biru pascaperang berjudul "The Great Trust," telah mengakui dua anggota stafnya ikut serta dalam panggilan perencanaan dan kelompok pesan yang membahas masa depan Gaza.

Rencana tersebut mencakup proposal untuk pulau buatan, zona ekonomi khusus, dan pengembangan sektor teknologi.

Sementara TBI membantah mendukung relokasi penduduk, keterlibatan stafnya dalam kelompok perencanaan telah menimbulkan kecaman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Berita Terkini
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved