Kerja Sama dengan IAEA Berhenti, Apakah Iran Akan Membuat Bom Nuklir?

Rabu, 09 Juli 2025 - 19:43 WIB
loading...
A A A
Namun, Tazmini menambahkan, niat baiknya justru ditanggapi dengan operasi sabotase Israel, pembunuhan para ilmuwannya, serangan siber, sanksi Barat, dan akhir-akhir ini serangan militer, sementara perundingan dengan AS pun sedang berlangsung, menurut Tazmini.

Baca Juga: Zohran Mamdani, Politisi Muslim Bergaya Bollywood Guncang AS

2. Semua karena Invasi Israel dan AS

Semua perilaku yang berasal dari Israel dan sekutunya ini telah "mengikis" prinsip-prinsip kepercayaan dan itikad baik, sehingga memaksa Teheran untuk bereaksi dengan menangguhkan kerja samanya dengan badan pengawas nuklir internasional, ujarnya.

"Ketidakpercayaan Iran terhadap lembaga-lembaga yang dipimpin Barat bukanlah penolakan terhadap transparansi atau non-proliferasi. Hal ini mencerminkan krisis kepercayaan yang besar terhadap norma dan lembaga internasional, yang diperburuk oleh diplomasi koersif dan pelanggaran berulang terhadap kedaulatan Iran," kata Tazmini.

"Pertanyaan yang seharusnya kita ajukan bukanlah apakah Iran akan menangguhkan kerja sama, tetapi apakah tatanan global menawarkan insentif, perlindungan, atau jaminan yang kredibel kepada Iran sebagai imbalan atas kerja samanya — yang tidak dapat dibatalkan secara sepihak. Sejauh ini, belum."

3. Israel dan AS Melanggar Ucapannya Sendiri

Para pakar lain menilai penangguhan IAEA oleh Teheran sebagai respons terukur terhadap serangan Israel dan AS terhadap fasilitas nuklirnya, yang oleh sebagian orang dianggap sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional yang melarang negara mana pun untuk menyerang fasilitas nuklir negara lain.

Pada tahun 2009, anggota IAEA – termasuk AS, Inggris, dan Prancis – dengan suara bulat mengadopsi keputusan yang melarang "serangan bersenjata atau ancaman serangan terhadap instalasi nuklir, baik selama operasi maupun yang sedang dibangun" yang ditujukan untuk tujuan damai. Sejauh ini, IAEA belum menemukan cukup bukti bahwa program nuklir Iran bertujuan untuk membangun bom atom.

Iran menghadapi serangan luas dari Israel selama perang 12 hari, di mana AS juga berpartisipasi dalam serangannya terhadap fasilitas nuklir Teheran di Fordow, Isfahan, dan Natanz.

Iran menghadapi serangan luas dari Israel selama perang 12 hari, di mana AS juga berpartisipasi dalam serangannya terhadap fasilitas nuklir Teheran di Fordow, Isfahan, dan Natanz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Detik-Detik 2 Helikopter...
Detik-Detik 2 Helikopter Tabrakan dan Tewaskan Penyanyi Oliver Tree, Menegangkan!
Rekomendasi
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved