Siapa Gyaltsen Norbu? Panchen Lama Pilihan China yang Jadi Pesaing Dalai Lama

Rabu, 09 Juli 2025 - 16:35 WIB
loading...
Siapa Gyaltsen Norbu?...
Gyaltsen Norbu menjadi Panchen Lama yang ditunjuk China. Foto/X/@dc4_humanrights
A A A
BEIJING - Dalai Lama ke-14 mengonfirmasi bahwa institusi Dalai Lama akan tetap ada, dan hanya Gaden Phodrang Trust, yang berbasis di India, yang memiliki wewenang tunggal untuk mengakui penggantinya.

Pemimpin spiritual Tibet tersebut mengatakan, "tidak ada pihak lain yang memiliki wewenang seperti itu untuk ikut campur dalam masalah ini". Namun, sebagai tanggapan, Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyatakan bahwa suksesi tersebut "harus mematuhi hukum dan peraturan Tiongkok serta ritual keagamaan dan konvensi historis".

Lebih lanjut, China bahkan telah menunjuk seorang pemuda Tibet sebagai pemimpin spiritual tertinggi kedua dalam Buddhisme Tibet, yang telah berjanji untuk menjadikan agama tersebut lebih bernuansa China.

Jadi, siapakah Gyaltsen Norbu, biksu muda Buddha Tibet yang diangkat oleh Beijing sebagai Panchen Lama ke-11?

1. Pendukung Partai Komunis China

Menurut CNN, China menunjuk Gyaltsen Norbu sebagai Panchen Lama ke-11 pada tahun 1995, menggantikan pilihan Dalai Lama, seorang anak laki-laki berusia enam tahun yang tidak terlihat selama 30 tahun terakhir. Norbu mendukung Partai Komunis China dan kurang mendapat dukungan dari etnis Tibet. Ia sering dikutip di media pemerintah China, mengikuti garis Partai Komunis dan memuji kebijakannya di Tibet.

Meskipun pilihan Dalai Lama, Gedhun Choekyi Nyima, masih hilang, Norbu telah menduduki peran yang semakin penting sejak dewasa, bergabung dengan badan politik terkemuka China, sering tampil di acara-acara penting di Beijing, dan bertemu dengan banyak orang di wilayah Tibet di China.

Baca Juga: Zohran Mamdani, Politisi Muslim Bergaya Bollywood Guncang AS

2. Mendukung Persatuan Tibet dengan China

Baru-baru ini, Norbu bahkan menghadiri pertemuan dengan pemimpin China Xi Jinping, di mana ia berjanji untuk memberikan kontribusinya sendiri dalam mempromosikan persatuan etnis dan secara sistematis memajukan "sinisasi agama".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved