Pandemi COVID-19, 633 Warga Saudi Mudik dari Indonesia dan AS

Rabu, 15 April 2020 - 09:01 WIB
loading...
Pandemi COVID-19, 633...
Salah satu warga Arab Saudi yang mudik dari New York tiba di Riyadh, Selasa (14/4/2020). Dia pulang di tengah pandemi COVID-19. Foto/SPA
A A A
JEDDAH - Sebanyak 633 warga Arab Saudi mudik dari Indonesia dan Amerika Serikat (AS) di tengah pandemi virus corona baru, COVID-19. Mereka tiba di Jeddah hari Selasa dengan penerbangan khusus yang diatur oleh Kerajaan Arab Saudi.

Dari 633 orang yang tiba di Jeddah, sebanyak 258 orang di antaranya mudik dari Jakarta, 220 orang dari Washington dan 155 orang dari New York. Setelah COVID-19 mewabah di seluruh dunia, ratusan warga Saudi itu terdampar di luar negeri.

Mereka diterima oleh pejabat dari Kementerian Urusan Luar Negeri, Kementerian Pariwisata, Kementerian Kesehatan dan Otoritas Umum Penerbangan Sipil di bandara-bandara di Jeddah dan Riyadh.

Menurut laporan Arab News, Rabu (15/4/2020), ratusan penumpang tersebut harus menjalani 12 pemeriksaan pencegahan dalam tiga tahap, yakni sebelum naik pesawat, di dalam kabin dan akhirnya pada saat kedatangan di Arab Saudi.

Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan pos pemeriksaan di mana para penumpang melewati thermal camera pada saat kedatangan. Kasing yang mencurigakan dipindahkan dengan aman ke tempat yang ditentukan lebih jauh.

Penumpang juga diharuskan untuk membersihkan tangan mereka sebelum memulai prosedur di area pemeriksaan paspor dan area pengawasan pabean, di mana jarak 1,5 meter harus dijaga antara penumpang dan petugas pemeriksa paspor.

Mereka kemudian diantar ke wisma yang ditunjuk. Kementerian Pariwisata telah mengalokasikan lebih dari 11.000 kamar sejauh ini di seluruh Kerajaan untuk mengakomodasi jumlah repatriasi selama periode isolasi 14 hari, yang diawasi oleh Kementerian Kesehatan.

Bus yang mengangkut penumpang yang tiba telah disediakan oleh Departemen Pendidikan dan dilengkapi dengan langkah-langkah dan layanan keselamatan.

Permintaan warga Saudi di luar negeri untuk pulang dapat diajukan melalui platform khusus di situs web Kementerian Luar Negeri Saudi, www.mofa.gov.sa/es.

Tiga bandara Saudi, Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah dan Bandara Internasional King Fahd di Dammam, telah dipersiapkan untuk menerima warga yang terdampar di berbagai belahan dunia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Arab Saudi Tangguhkan...
Arab Saudi Tangguhkan Visa Warga 14 Negara Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved