Apa Itu Operasi Bendera Hitam? Nama Sandi Serangan Militer Israel terhadap Yaman

Senin, 07 Juli 2025 - 13:23 WIB
loading...
Apa Itu Operasi Bendera...
Militer Israel luncurkan serangan udara besar-besaran terhadap Yaman dengan nama sandi Operasi Bendera Hitam. Foto/Ilustrasi/IDF
A A A
SANAA - Militer Zionis Israel telah meluncurkan serangan besar-besaran terhadap Yaman pagi ini (7/7/2025). Berdalih menggempur kelompok Houthi, militer Zionis meluncurkan apa yang mereka sebut Operation Black Flag atau Operasi Bendera Hitam.

Serangan udara militer Israel menyasar tiga kota pelabuhan utama Yaman, yakni Hodeidah, Salif, dan Ras Isa.

Nama Operasi Bendera Hitam bukan sekadar sandi perang. Nama itu sarat makna historis, simbolik, dan strategis yang menyimpan pesan geopolitik tajam dari Tel Aviv kepada dunia, khususnya Iran yang dianggap sebagai pendukung utama kelompok Houthi Yaman.

Baca Juga: Israel Serang Yaman Besar-besaran, Ini Respons Houthi

“Pelabuhan ini digunakan oleh 'rezim teroris' Houthi untuk mentransfer senjata dari rezim Iran, yang digunakan untuk melakukan operasi 'teroris' terhadap Negara Israel dan sekutunya,” klaim Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Operasi itu digambarkan sebagai respons langsung terhadap serangan pesawat nirawak dan rudal yang berulang kali diluncurkan dari wilayah Yaman yang dikuasai Houthi ke Israel dalam beberapa minggu terakhir.

Menurut IDF, salah satu target yang diserang di Ras Isa adalah Galaxy Leader, kapal komersial yang disita oleh pasukan Houthi pada November 2023.

IDF mengeklaim bahwa para milisi Houthi telah melengkapi kapal tersebut dengan sistem radar untuk memantau lalu lintas maritim di Laut Merah dan memfasilitasi serangan terhadap kapal komersial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
Sejarah Wonderwall Milik...
Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Infografis
Amerika Serikat Merestui...
Amerika Serikat Merestui Serangan Militer Israel ke Rafah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved