Trump Kecam Pengumuman Elon Musk Bentuk Partai Amerika: Itu Menebar Kekacauan di AS!

Senin, 07 Juli 2025 - 08:25 WIB
loading...
A A A
Miliarder tersebut tidak menjelaskan seberapa banyak kemajuan yang telah dia buat dengan rencana tersebut, tetapi secara singkat menguraikan strateginya dan mengisyaratkan bahwa langkah pertama dapat diharapkan "tahun depan" selama pemilihan paruh waktu AS pada bulan November 2026, ketika 33 dari 100 kursi Senat dan seluruh 435 kursi DPR akan diperebutkan.

"Cara kita akan memecahkan sistem unipartai adalah dengan menggunakan varian dari bagaimana Epaminondas menghancurkan mitos tentang tak terkalahkannya Spartan di Leuctra: kekuatan yang sangat terkonsentrasi di lokasi yang tepat di medan perang," kata Musk.

Musk sebelumnya bersikeras bahwa kritiknya terhadap Trump dan kebijakannya bukan tentang subsidi, tetapi dipicu oleh kenaikan tajam defisit anggaran yang ingin dikuranginya.

Miliarder bos Tesla dan Space-X itu adalah salah satu tokoh kunci di Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), organisasi sementara yang sangat digembar-gemborkan yang didirikan untuk memangkas biaya anggaran dan pengeluaran federal yang berlebihan.

Sejak "bulan madu" berakhir, Musk dan Trump telah terlibat dalam perang kata-kata yang berulang, dengan presiden AS menuduh mantan sekutu dekatnya menerima lebih banyak subsidi pemerintah AS daripada manusia mana pun dalam sejarah.

Trump mengancam akan menggunakan DOGE padanya, dan bahkan mempertimbangkan kemungkinan deportasi miliarder kelahiran Afrika Selatan itu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved