Sheikh Naim Qassem: Pilihan Kami Adalah Husein, Penghinaan dan Menyerah Bukan Pilihan

Minggu, 06 Juli 2025 - 21:05 WIB
loading...
Sheikh Naim Qassem:...
Naim Qassem mengungkapkan Hizbullah tak akan menyerah. Foto/Press TV
A A A
BEIRUT - Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem telah menyatakan bahwa rakyat Lebanon tidak akan pernah menerima penghinaan atau penyerahan diri dalam menghadapi musuh Israel, dan bahwa jalan mereka tetaplah jalan Husseini yang berakar pada martabat, pembangkangan, dan pengorbanan.

Sekretaris Qassem menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Minggu saat AS dan Israel meningkatkan tekanan pada Lebanon untuk melucuti senjata Hizbullah sebelum kesepakatan normalisasi potensial antara Beirut dan Tel Aviv.

Dalam pidato peringatan Asyura, peringatan syahidnya Imam Hussein (AS), Imam Syiah ketiga, Sheikh Qassem mengatakan bahwa Hizbullah menolak normalisasi dengan rezim pendudukan sebagai tindakan penghinaan dan aib.

“Ancaman tidak akan membuat kita menyerah, dan tidak dapat diterima untuk meminta kita melunakkan posisi kita atau meninggalkan senjata kita sementara agresi terus berlanjut,” tambahnya, dilansir Press TV.

Ia juga mencatat bahwa Hizbullah heran dengan seruan untuk menyerahkan roketnya, yang merupakan fondasi kemampuan pertahanannya.

“Jika bukan karena perlawanan,... Israel akan menyerbu kota-kota dan desa-desa Lebanon,” kata kepala Hizbullah.

Ia lebih lanjut merujuk pada perjanjian gencatan senjata tahun lalu antara Hizbullah dan Israel, dengan mengatakan rezim telah melanggar gencatan senjata ribuan kali.

Israel, tegasnya, harus melaksanakan perjanjian tersebut, yang berarti menarik diri dari Lebanon, menghentikan agresi dan penerbangannya, dan membebaskan tahanan.

Baca Juga: Israel Tolak Syarat Gencatan Senjata yang Diajukan Hamas

Israel melancarkan agresinya terhadap Lebanon pada Oktober 2023 sebagai tanggapan atas serangan Hizbullah yang pro-Palestina terhadap wilayah pendudukan.

Namun, Israel menyetujui kesepakatan gencatan senjata setelah gagal menghentikan operasi perlawanan atau melumpuhkan Hizbullah seperti yang diinginkannya.

Selain itu dalam sambutannya, Sheikh Qassem menyatakan kesiapan Hizbullah untuk perdamaian dan pembangunan negara, bersama dengan konfrontasi dan pertahanan, dengan mengatakan, "Kami tidak akan melepaskan hak-hak kami, tidak peduli berapa pun pengorbanannya."

Ia juga memuji operasi Yaman terhadap rezim Tel Aviv, dengan mengatakan Sana'a telah berhasil mempermalukan AS dan Israel.

Sementara itu, Sheikh Qassem memuji rakyat Iran karena bersikap tegas dalam menghadapi agresi Israel-AS selama serangan bulan lalu di negara itu.

Ia lebih lanjut mengatakan bahwa Palestina akan tetap ada untuk rakyatnya dan bahwa Hizbullah akan terus mendukung bangsa yang tertindas.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Aldi Taher Ungkap Rahasia...
Aldi Taher Ungkap Rahasia Rezeki Lancar, Kuncinya Muliakan Ibu dan Rajin Salat
Berita Terkini
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved