4 Alasan Hizbullah Tak Akan Menyerah kepada Israel, Salah Satunya Zionis Terus Menyerang

Kamis, 10 Juli 2025 - 04:55 WIB
loading...
4 Alasan Hizbullah Tak...
Hizbullah tak akan menyerah kepada Israel. Foto/X
A A A
GAZA - Pemimpin Hizbullah Naim Qassem mengatakan pada hari Minggu bahwa kelompoknya tidak akan menyerah atau meletakkan senjatanya sebagai tanggapan atas ancaman Israel, meskipun ada tekanan pada militan Lebanon untuk melucuti senjata.

"Ancaman ini tidak akan membuat kita menerima penyerahan diri," kata Qassem dalam pidato yang disiarkan televisi kepada ribuan pendukungnya di pinggiran selatan Beirut, benteng Hizbullah, selama peringatan keagamaan Muslim Syiah Ashura, dilansir Al Arabiya.

Para pemimpin Lebanon yang menjabat setelah perang antara Israel dan Hizbullah tahun lalu telah berulang kali bersumpah untuk memonopoli kepemilikan senjata oleh negara sambil menuntut Israel untuk mematuhi gencatan senjata pada bulan November yang mengakhiri pertempuran tersebut.

Qassem, yang menggantikan pemimpin lama Hassan Nasrallah setelah Israel membunuhnya pada bulan September, mengatakan bahwa para pejuang kelompok tersebut tidak akan menyerahkan senjata mereka dan menegaskan bahwa "agresi" Israel harus dihentikan terlebih dahulu.

Pidatonya disampaikan saat utusan AS Tom Barrack diperkirakan akan tiba di Beirut pada hari Senin.

Menurut seorang pejabat Lebanon yang berbicara dengan syarat anonim, otoritas Lebanon akan menyampaikan tanggapan atas permintaan Barrack agar Hizbullah yang didukung Iran dilucuti senjatanya pada akhir tahun ini.

Otoritas Lebanon mengatakan bahwa mereka telah membongkar infrastruktur militer Hizbullah di selatan, dekat perbatasan Israel.

Israel terus menyerang Lebanon meskipun gencatan senjata November lalu, dengan mengklaim telah menyerang target Hizbullah dan menuduh Beirut tidak berbuat cukup banyak untuk melucuti senjata kelompok itu.

Menurut perjanjian gencatan senjata, Hizbullah akan menarik kembali pasukannya ke utara sungai Litani, sekitar 30 kilometer (20 mil) dari perbatasan Israel.

Israel akan menarik pasukannya dari seluruh Lebanon, tetapi tetap menempatkan mereka di lima titik yang dianggap strategis.

4 Alasan Hizbullah Tak Akan Menyerah kepada Israel, Salah Satunya Zionis Terus Menyerang

1. Israel Terus Menyerang Hizbullah

Pasukan Israel terus menyerang wilayah-wilayah yang dikuasai kelompok tersebut, menuduh Hizbullah melakukan pelanggaran gencatan senjata, yang dibantahnya. Kelompok tersebut juga bergulat dengan tekanan keuangan yang akut, tuntutan AS untuk pelucutan senjatanya, dan pengaruh politik yang berkurang sejak kabinet baru mulai menjabat pada bulan Februari dengan dukungan AS.

Kesulitan kelompok tersebut telah diperparah oleh pergeseran besar dalam keseimbangan kekuatan regional sejak Israel menghancurkan komandonya, menewaskan ribuan pejuangnya, dan menghancurkan sebagian besar persenjataannya tahun lalu.

Sekutu Hizbullah di Suriah, Bashar al-Assad, digulingkan pada bulan Desember, memutus jalur pasokan senjata utama dari Iran. Teheran kini bangkit dari perangnya sendiri yang menyakitkan dengan Israel, menimbulkan keraguan mengenai seberapa banyak bantuan yang dapat diberikannya, sumber keamanan regional dan pejabat senior Lebanon mengatakan kepada Reuters.

Pejabat senior lainnya, yang mengetahui pertimbangan internal Hizbullah, mengatakan kelompok itu telah mengadakan diskusi rahasia mengenai langkah selanjutnya. Komite-komite kecil telah bertemu secara langsung atau jarak jauh untuk membahas berbagai isu termasuk struktur kepemimpinannya, peran politik, pekerjaan sosial dan pembangunan, dan persenjataan, kata pejabat itu tanpa menyebut nama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved