Massa Serang Restoran Israel di Negara Tetangga Indonesia Sambil Teriak 'Matilah IDF', Netanyahu Marah
Minggu, 06 Juli 2025 - 13:03 WIB
loading...
A
A
A
"Peristiwa ini merupakan eskalasi parah yang ditujukan kepada komunitas kami dan bukti nyata bahwa krisis anti-Semitisme tidak hanya berlanjut, tetapi semakin memburuk. Kami mendesak semua pihak politik dan semua warga Australia untuk mengutuk kejahatan yang menyedihkan ini," ujarnya.
Serangan itu terjadi setelah matahari terbenam pada hari Jumat, di awal hari Sabat, saat orang-orang Yahudi menghadiri sinagoga atau berkumpul untuk makan malam Sabat mingguan mereka. Para jemaat berhasil lolos dari kobaran api melalui pintu belakang sinagoga.
Kalimat "mati, matilah IDF" diteriakkan oleh musisi punk Inggris Bob Vylan selama penampilannya di festival musik Glastonbury minggu lalu, yang memicu banyak kritik terhadap BBC yang menyiarkan langsung pertunjukan tersebut.
Massa yang mengamuk memasuki restoran, melemparkan kursi, memecahkan gelas, menjungkirbalikkan meja, dan melemparkan makanan saat para pengunjung melarikan diri, menurut laporan 7News.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese telah mengutuk serangan massa tersebut dan mengatakan bahwa dia akan menawarkan dukungan pemerintah federal kepada otoritas negara bagian di Victoria.
"Mereka yang bertanggung jawab atas tindakan mengejutkan ini harus menghadapi kekuatan hukum penuh dan pemerintah saya akan memberikan semua dukungan yang diperlukan untuk upaya ini," katanya.
Sementara itu, PM Israel Benjamin Netanyahu dan pejabat tinggi Zionis lainnya telah menanggapi dengan marah serangan terhadap sinagoga dan restoran Israel di Melbourne.
Serangan itu terjadi setelah matahari terbenam pada hari Jumat, di awal hari Sabat, saat orang-orang Yahudi menghadiri sinagoga atau berkumpul untuk makan malam Sabat mingguan mereka. Para jemaat berhasil lolos dari kobaran api melalui pintu belakang sinagoga.
Kalimat "mati, matilah IDF" diteriakkan oleh musisi punk Inggris Bob Vylan selama penampilannya di festival musik Glastonbury minggu lalu, yang memicu banyak kritik terhadap BBC yang menyiarkan langsung pertunjukan tersebut.
Massa yang mengamuk memasuki restoran, melemparkan kursi, memecahkan gelas, menjungkirbalikkan meja, dan melemparkan makanan saat para pengunjung melarikan diri, menurut laporan 7News.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese telah mengutuk serangan massa tersebut dan mengatakan bahwa dia akan menawarkan dukungan pemerintah federal kepada otoritas negara bagian di Victoria.
"Mereka yang bertanggung jawab atas tindakan mengejutkan ini harus menghadapi kekuatan hukum penuh dan pemerintah saya akan memberikan semua dukungan yang diperlukan untuk upaya ini," katanya.
PM Israel Benjamin Netanyahu Marah
Sementara itu, PM Israel Benjamin Netanyahu dan pejabat tinggi Zionis lainnya telah menanggapi dengan marah serangan terhadap sinagoga dan restoran Israel di Melbourne.
Lihat Juga :