Trump Bilang Ukraina Butuh Rudal Patriot AS untuk Melawan Rusia

Minggu, 06 Juli 2025 - 10:04 WIB
loading...
A A A
Ukraina telah meminta Washington untuk menjual lebih banyak rudal dan sistem Patriot yang dianggapnya sebagai kunci untuk mempertahankan kota-kotanya dari serangan udara Rusia yang semakin intensif.

Keputusan Washington untuk menghentikan beberapa pengiriman senjata ke Ukraina memicu peringatan oleh Kyiv bahwa tindakan tersebut akan melemahkan kemampuannya untuk mempertahankan diri dari serangan udara Rusia dan kemajuan di medan perang.

Jerman mengatakan sedang dalam pembicaraan untuk membeli sistem pertahanan udara Patriot guna menjembatani kesenjangan tersebut.

Sumber yang diberi pengarahan tentang panggilan telepon Trump-Zelensky mengatakan kepada Reuters, Minggu (6/7/2025), bahwa mereka optimistis bahwa pasokan rudal Patriot dapat dilanjutkan setelah apa yang mereka sebut sebagai percakapan "sangat baik" antara kedua presiden.

Trump mengatakan bahwa dia juga berbicara dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz tentang permintaan Ukraina untuk rudal Patriot tetapi belum ada keputusan yang dibuat untuk memasok rudal canggih tersebut.

Media AS; Axios melaporkan bahwa panggilan telepon Trump-Zelensky berlangsung sekitar 40 menit, di mana Trump memberi tahu Zelensky bahwa dia akan memeriksa senjata AS apa yang akan dikirim ke Ukraina.

Zelensky, dalam pidato video malam harinya, mengatakan bahwa dia dan Trump telah sepakat untuk mengatur pertemuan antara timnya untuk memperkuat pertahanan udara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved