Pengadilan Gaza Beri Bos Geng Abu Shabab Waktu 10 Hari untuk Menyerah atau Diadili In Absentia

Kamis, 03 Juli 2025 - 17:37 WIB
loading...
Pengadilan Gaza Beri...
Abu Shabab (dalam kotak merah) menjadi buronan pengadilan di Gaza. Foto/media sosial
A A A
GAZA - Pengadilan Revolusioner di Gaza memberi pemimpin milisi yang didukung Israel Yasser Abu Shabab waktu sepuluh hari untuk menyerahkan diri untuk diadili atas berbagai tuduhan, termasuk pengkhianatan. Jika tidak mau hadir, dia akan diadili secara in absentia.

Menurut laporan Al Jazeera Arabic, Pengadilan Revolusioner dari Otoritas Peradilan Militer Kementerian Dalam Negeri Gaza membuat pengumuman tersebut pada hari Rabu (2/7/2025).

Laporan tersebut mengutip pernyataan Pengadilan Revolusioner bahwa keputusan tersebut sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Palestina No. 16 Tahun 1960 dan Hukum Acara Revolusioner tahun 1979.

Pengadilan mendakwa Abu Shabab dengan pengkhianatan dan bekerja sama dengan pihak-pihak yang bermusuhan, bertentangan dengan Pasal (131); membentuk geng bersenjata, bertentangan dengan Pasal (176); dan pemberontakan bersenjata, bertentangan dengan Pasal (168), menurut laporan tersebut.

Buronan Pengadilan


Pengadilan menekankan jika Abu Shabab gagal menanggapi dan menyerah, ia akan dianggap sebagai buronan dari pengadilan dan akan diadili secara in absentia.

“Pengadilan meminta siapa pun yang mengetahui keberadaannya untuk melaporkannya, atau dianggap menyembunyikan buronan kriminal dari pengadilan,” tambah laporan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved