Hamas Siap Akhiri Perang Sepenuhnya, Bukan Gencatan Senjata 60 Hari

Kamis, 03 Juli 2025 - 15:28 WIB
loading...
Hamas Siap Akhiri Perang...
Pejuang Hamas merancang strategi melawan tentara Israel. Foto/irna
A A A
GAZA - Kelompok pejuang Palestina Hamas menyatakan kesiapannya mencapai kesepakatan dengan Israel guna mengakhiri perang di Gaza. Associated Press (AP) melaporkan pernyataan Hamas pada hari Rabu (2/7/2025).

Pejabat Hamas Taher al-Nunu dikutip mengatakan kelompok itu "siap menerima inisiatif apa pun yang jelas-jelas mengarah pada akhir perang sepenuhnya."

Namun, kelompok itu dilaporkan tidak menyetujui rencana gencatan senjata 60 hari yang diusulkan oleh Washington.

Pernyataan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Hamas bahwa menolak proposal yang didukung Amerika akan memperburuk posisinya.

Trump mengatakan pada platform Truth Social-nya pada hari Selasa bahwa Israel "telah menyetujui" persyaratan yang diperlukan untuk menyelesaikan gencatan senjata 60 hari, di mana semua pihak akan bekerja untuk mengakhiri perang.

Seorang pejabat Israel mengatakan kepada AP bahwa rencana itu mencakup penarikan sebagian pasukan Israel dari Gaza, lonjakan bantuan kemanusiaan, dan pembicaraan yang dimediasi yang bertujuan mengakhiri konflik.

“Namun, Israel tidak secara resmi berkomitmen menghentikan permusuhan sepenuhnya sebagai bagian dari proposal saat ini,” ungkap pejabat tersebut.

Hamas, dalam pernyataan singkat pada hari Rabu, dilaporkan mengonfirmasi telah menerima proposal dari para mediator dan berupaya "menjembatani kesenjangan" agar dapat kembali ke meja perundingan.

“Delegasi Hamas diperkirakan akan bertemu dengan mediator Mesir dan Qatar di Kairo,” ujar seorang sumber kepada outlet tersebut.

Kelompok pejuang tersebut mengatakan bersedia membebaskan 50 sandera yang tersisa – kurang dari setengahnya diyakini masih hidup – dengan imbalan penarikan penuh Israel dan berakhirnya perang secara permanen. Israel telah menolak persyaratan tersebut.

"Tidak akan ada Hamas," ujar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pidatonya pada hari Rabu.

Ia bersikeras kelompok itu harus menyerah, melucuti senjata, dan meninggalkan Gaza, syarat yang ditolak Hamas.

Perang, yang kini memasuki bulan ke-22, telah menghancurkan Gaza. Menurut kementerian kesehatan yang dipimpin Hamas, jumlah korban tewas di daerah kantong itu telah melampaui 57.000 orang hingga Rabu, seiring meningkatnya serangan Israel di tengah pembicaraan gencatan senjata.

Baca juga: Rincian Dampak Serangan Rudal Iran di Pusat Ilmiah-Militer Israel, Institut Weizmann Rugi Rp9 Triliun
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
Argentina vs Austria:...
Argentina vs Austria: Misi Messi Dekati Rekor
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Infografis
Spesifikasi Fregat Merah...
Spesifikasi Fregat Merah Putih, Kapal Perang Tercanggih dengan Senjata Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved