Diancam Ditangkap Donald Trump, Ini Respons Calon Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani

Kamis, 03 Juli 2025 - 11:52 WIB
loading...
Diancam Ditangkap Donald...
Zohran Mamdani, politisi Muslim calon wali kota New York City. Presiden AS Donald Trump mengancam akan menangkapnya. Foto/Shuran Huang via The New York Times
A A A
NEW YORK CITY - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengancam akan menangkap calon wali kota New York City Zohran Mamdani jika dia memenangkan pemilihan wali kota pada bulan November mendatang. Mamdani, yang dikenal sebagai politisi Muslim, merespons dengan mengungkap alasan mengapa sang presiden terus menyerangnya.

Ancaman Presiden Trump disampaikan Selasa lalu ketika berbicara di meja bundar imigrasi di fasilitas penahanan baru Florida. Dia mengeklaim bahwa Mamdani memasuki AS secara ilegal dan menyuarakan dukungannya untuk Wali Kota New York City Eric Adams, yang maju kembali sebagai calon wali kota.

Ketika ditanya tentang rencana Mamdani untuk menentang kegiatan Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) di New York City, Trump mengatakan bahwa jika ini terjadi, pemerintah AS harus menangkapnya.

Baca Juga: Tolak Tegakkan Aturan Imigrasi, Trump Ancam Tangkap Calon Wali Kota Muslim

"Kita harus menangkapnya," kata Trump. "Kita tidak membutuhkan komunis di negara ini, tetapi jika kita memilikinya, saya akan mengawasinya dengan sangat hati-hati atas nama bangsa," paparnya.

Mamdani, politisi berusia 33 tahun yang menyebut dirinya sebagai penganut paham sosialis demokrat, mengatakan Trump menargetkannya karena dia ingin sekali mengalihkan perhatian rakyat Amerika dari pengkhianatan pemerintahannya terhadap kaum pekerja.

Dalam klip video yang menjadi viral di media sosial, Mamdani terdengar mengatakan dia tidak akan menghentikan pekerjaannya dan "akan melawan" kaum Republik.

"Kemarin, Donald Trump mengatakan bahwa saya harus ditangkap. Dia mengatakan bahwa saya harus dideportasi. Dia mengatakan bahwa saya harus di-denaturalisasi. Dan dia mengatakan hal-hal itu tentang saya, seseorang yang akan menjadi wali kota imigran pertama di kota ini dalam beberapa generasi, seseorang yang juga akan menjadi wali kota Muslim pertama dan Asia Selatan pertama dalam sejarah kota ini," kata politisi Partai Demokrat itu saat berpidato dalam sebuah rapat umum di kantor pusat Hotel and Gaming Trades Council di New York.

"Hal itu bukan karena siapa saya, dari mana saya berasal, karena penampilan atau cara saya berbicara, tetapi lebih karena dia ingin mengalihkan perhatian dari apa yang saya perjuangkan. Saya berjuang untuk kaum pekerja," paparnya.

Kemenangan mengejutkan Mamdani atas mantan Gubernur New York Andrew Cuomo dalam bursa calon wali kota New York City Partai Demokrat telah membuatnya menjadi sasaran serangan Partai Republik, yang berusaha menggambarkannya sebagai seorang penganut paham kiri ekstrem dan tidak peduli dengan para pemilih yang akan mengikuti pemilihan wali kota November mendatang.

Sejak kemenangan Mamdani, Presiden Trump telah berulang kali menyerangnya dengan menyebutnya sebagai seorang "komunis" dan "orang gila" sambil juga mengomentari penampilannya.

Menanggapi Trump, Mamdani berkata, "Pada akhirnya lebih mudah baginya untuk mengobarkan api perpecahan daripada mengakui cara-cara yang telah dilakukannya untuk mengkhianati kelas pekerja Amerika, tidak hanya di kota ini tetapi juga di seluruh negeri ini dan cara-cara yang terus dilakukannya untuk mengkhianati mereka."

Mamdani juga mengkritik rancangan undang-undang pajak dan pengeluaran andalan Trump—"One Big Beautiful Bill"—yang sedang menunggu pemungutan suara penting di Kongres AS yang akan diadakan pada hari Kamis.

Dia mengatakan Trump lebih suka berbicara tentang dirinya daripada RUU tersebut. "Yang secara harfiah akan merampas perawatan kesehatan dari warga Amerika," ujarnya.

"Perundang-undangan yang akan mencuri makanan dari orang-orang yang kelaparan. Undang-undang yang berupaya membangun salah satu transfer kekayaan terbesar yang pernah kita lihat dalam sejarah terkini dalam pemerintahan pertamanya dan melakukannya sekali lagi untuk orang Amerika yang sudah muak," imbuh dia, seperti dikutip dari NDTV.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Berita Terkini
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved