Diancam Ditangkap Donald Trump, Ini Respons Calon Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani
Kamis, 03 Juli 2025 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
Mamdani, politisi berusia 33 tahun yang menyebut dirinya sebagai penganut paham sosialis demokrat, mengatakan Trump menargetkannya karena dia ingin sekali mengalihkan perhatian rakyat Amerika dari pengkhianatan pemerintahannya terhadap kaum pekerja.
Dalam klip video yang menjadi viral di media sosial, Mamdani terdengar mengatakan dia tidak akan menghentikan pekerjaannya dan "akan melawan" kaum Republik.
"Kemarin, Donald Trump mengatakan bahwa saya harus ditangkap. Dia mengatakan bahwa saya harus dideportasi. Dia mengatakan bahwa saya harus di-denaturalisasi. Dan dia mengatakan hal-hal itu tentang saya, seseorang yang akan menjadi wali kota imigran pertama di kota ini dalam beberapa generasi, seseorang yang juga akan menjadi wali kota Muslim pertama dan Asia Selatan pertama dalam sejarah kota ini," kata politisi Partai Demokrat itu saat berpidato dalam sebuah rapat umum di kantor pusat Hotel and Gaming Trades Council di New York.
"Hal itu bukan karena siapa saya, dari mana saya berasal, karena penampilan atau cara saya berbicara, tetapi lebih karena dia ingin mengalihkan perhatian dari apa yang saya perjuangkan. Saya berjuang untuk kaum pekerja," paparnya.
Kemenangan mengejutkan Mamdani atas mantan Gubernur New York Andrew Cuomo dalam bursa calon wali kota New York City Partai Demokrat telah membuatnya menjadi sasaran serangan Partai Republik, yang berusaha menggambarkannya sebagai seorang penganut paham kiri ekstrem dan tidak peduli dengan para pemilih yang akan mengikuti pemilihan wali kota November mendatang.
Dalam klip video yang menjadi viral di media sosial, Mamdani terdengar mengatakan dia tidak akan menghentikan pekerjaannya dan "akan melawan" kaum Republik.
"Kemarin, Donald Trump mengatakan bahwa saya harus ditangkap. Dia mengatakan bahwa saya harus dideportasi. Dia mengatakan bahwa saya harus di-denaturalisasi. Dan dia mengatakan hal-hal itu tentang saya, seseorang yang akan menjadi wali kota imigran pertama di kota ini dalam beberapa generasi, seseorang yang juga akan menjadi wali kota Muslim pertama dan Asia Selatan pertama dalam sejarah kota ini," kata politisi Partai Demokrat itu saat berpidato dalam sebuah rapat umum di kantor pusat Hotel and Gaming Trades Council di New York.
"Hal itu bukan karena siapa saya, dari mana saya berasal, karena penampilan atau cara saya berbicara, tetapi lebih karena dia ingin mengalihkan perhatian dari apa yang saya perjuangkan. Saya berjuang untuk kaum pekerja," paparnya.
Kemenangan mengejutkan Mamdani atas mantan Gubernur New York Andrew Cuomo dalam bursa calon wali kota New York City Partai Demokrat telah membuatnya menjadi sasaran serangan Partai Republik, yang berusaha menggambarkannya sebagai seorang penganut paham kiri ekstrem dan tidak peduli dengan para pemilih yang akan mengikuti pemilihan wali kota November mendatang.
Lihat Juga :