Menteri Israel: Saat Ini Adalah Kesempatan Bersejarah Mencaplok Tepi Barat

Kamis, 03 Juli 2025 - 01:15 WIB
loading...
A A A
Pejabat tersebut mengatakan tenggat waktu dua jam yang diberikan oleh otoritas Israel untuk mengambil kembali harta benda tidak cukup bagi keluarga untuk mengambil harta benda mereka.

Kemudian, sejak 7 Oktober 2023, Israel telah meningkatkan kekerasannya di Tepi Barat yang diduduki, menewaskan 1.000 warga Palestina.

Ketika dunia teralihkan oleh perang genosida Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 56.331 orang dan mengusir hampir seluruh populasi yang berjumlah 2,3 juta orang, Israel meningkatkan serangan kekerasannya di Tepi Barat, serta kebungkamannya ketika pemukim Israel menyerang dan membunuh penduduk desa Palestina.

Menteri Keuangan Bezalel Smotrich telah memimpin gerakan tersebut setelah mengambil alih kendali “Administrasi Permukiman” yang baru didirikan pada Februari 2023.

Jabatan tersebut memungkinkan Smotrich untuk memajukan aneksasi de facto Israel atas Tepi Barat yang diduduki dengan berupaya memperluas hukum sipil Israel atas wilayah tersebut, yang secara langsung melanggar hukum internasional.

Smotrich telah menyetujui pos-pos terdepan baru – yang ilegal tidak hanya menurut hukum internasional tetapi juga menurut hukum Israel – menyita tanah, dan menegakkan “peraturan permukiman dan konstruksi”.

Pada kenyataannya, Smotrich mengandalkan pendudukan dan kekerasan pemukim untuk mengusir warga Palestina sehingga ia dapat memperluas dan menyetujui permukiman ilegal Israel yang baru, Al Jazeera sebelumnya melaporkan.

Baca Juga: Tundukkan Israel dan AS, Iran Makin Digdaya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved