Menteri Israel: Saat Ini Adalah Kesempatan Bersejarah Mencaplok Tepi Barat

Kamis, 03 Juli 2025 - 01:15 WIB
loading...
Menteri Israel: Saat...
Menteri Israel serukan pencaplokan Tepi Barat. Foto/X/@qudsn
A A A
GAZA - Menteri Kehakiman Yariv Levin mengatakan bahwa saat ini menawarkan "kesempatan bersejarah" untuk merebut Tepi Barat yang diduduki, demikian laporan media Israel.

Menurut The Times of Israel, Levin mengatakan, "Di luar isu-isu saat ini, [ini] adalah saat kesempatan bersejarah yang tidak boleh kita lewatkan.

"Waktunya untuk kedaulatan telah tiba, saatnya untuk menerapkan kedaulatan. Posisi saya dalam masalah ini tegas, jelas."

Tepi Barat yang diduduki telah berada di bawah pendudukan militer Israel sejak 1967, tetapi tidak pernah dianeksasi secara resmi – sebuah prospek yang telah lama diperjuangkan oleh para menteri sayap kanan. Namun, setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 dan perang berikutnya di Gaza, otoritas Israel telah menggambar ulang peta wilayah Palestina.

Sejak itu, tentara Israel telah mengintensifkan serangan harian dan penangkapan massal, terutama di utara, tempat buldoser Israel telah meratakan seluruh wilayah pemukiman, dan secara paksa mengusir sedikitnya 40.000 orang.

Pada tahun 2024, 24.700 dunam (6.100 hektar atau 2.470 hektar) diklasifikasikan sebagai “tanah negara” oleh otoritas Israel, melampaui 23.000 dunam yang dianeksasi antara tahun 2000 dan 2023. Selain itu, 68 pos terdepan pemukiman ilegal diakui oleh Israel dan dilengkapi dengan infrastruktur, yang memperdalam kontrol.

Sebelumnya, warga Palestina telah berkumpul di kamp pengungsi Tulkarem di Tepi Barat yang diduduki untuk mencoba mengambil kembali harta benda mereka dari rumah mereka sebelum dihancurkan oleh pasukan Israel.

Kepala komite rakyat di kamp tersebut mengatakan kepada rekan-rekan kami di Al Jazeera Arabic bahwa sekitar 400 keluarga akan kehilangan tempat tinggal akibat perintah Israel untuk menghancurkan lebih dari 100 rumah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Detik-Detik Pesawat...
Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran
Rekomendasi
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved