Setelah Lama Dinanti, Dalai Lama Klaim Sudah Memiliki Penerus Hasil Reinkarnasinya

Rabu, 02 Juli 2025 - 19:35 WIB
loading...
A A A
Dan China mengatakan pada hari Rabu bahwa reinkarnasi Dalai Lama "disetujui oleh pemerintah pusat," kata juru bicara kementerian luar negeri Mao Ning dalam jumpa pers rutin.

Tenzin Gyatso menjadi reinkarnasi Dalai Lama yang ke-14 pada tahun 1940. Ia melarikan diri dari Tibet ketika pasukan China menghancurkan pemberontakan di ibu kota Tibet, Lhasa, pada tahun 1959 dan telah tinggal di kota Dharamshala di India sejak saat itu, membantu mendirikan pemerintahan demokratis di pengasingan sambil juga berkeliling dunia untuk mengadvokasi otonomi bagi rakyat Tibet.

Umat Buddha Tibet percaya bahwa Dalai Lama dapat memilih tubuh tempat ia bereinkarnasi, seperti yang telah terjadi pada 14 kesempatan sejak pendirian lembaga tersebut pada tahun 1587. Ia telah menegaskan di masa lalu bahwa penggantinya akan lahir di luar China.

3. Pencarian Pengganti Dalai Lama Sesuai Tradisi

Dalai Lama memaparkan rencana suksesinya dalam sebuah pernyataan rekaman yang disiarkan di televisi pada sebuah pertemuan keagamaan para biksu Buddha di Dharamshala. Ia mengatakan proses pencarian dan pengakuan reinkarnasinya sepenuhnya berada di tangan Gaden Phodrang Trust - sebuah lembaga nirlaba yang didirikannya pada tahun 2015 yang mengawasi berbagai hal yang berkaitan dengan pemimpin spiritual dan lembaga Dalai Lama.

"Tidak ada orang lain yang memiliki kewenangan untuk mencampuri masalah ini," katanya, seraya menambahkan bahwa pencarian Dalai Lama di masa depan harus dilakukan "sesuai dengan tradisi masa lalu."

Dalai Lama sering mendesak para pengikutnya untuk menolak siapa pun yang dipilih oleh Beijing. Pemerintah Tibet di pengasingan yang pernah dipimpinnya sebelum melepaskan peran politiknya pada tahun 2011 juga mendukung sikap ini.

4. Jabatan Dalai Lama Akan Tetap Dipertahankan

Penpa Tsering, presiden pemerintahan di pengasingan, mengatakan warga Tibet dari seluruh dunia menyampaikan "permintaan sungguh-sungguh dengan pengabdian yang tulus" agar jabatan Dalai Lama tetap dipertahankan "demi kepentingan semua makhluk hidup pada umumnya dan umat Buddha pada khususnya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved