Israel Ancam Ubah Gaza jadi Debu jika Hamas Tidak Setujui Gencatan Senjata
Rabu, 02 Juli 2025 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Pelucutan Senjata Hamas: Israel ingin Hamas meletakkan senjata, menyerahkan kendali atas Gaza, dan mengasingkan para pemimpinnya keluar dari Jalur Gaza, tetapi kelompok Palestina tersebut sebelumnya menyebut ini sebagai "garis merah", dengan mengatakan mereka tidak akan melucuti senjata selama pendudukan Israel atas wilayah Palestina berlanjut.
Selama putaran terakhir perundingan tidak langsung pada bulan Juni, media Israel melaporkan AS mengusulkan gencatan senjata selama 60 hari, masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, pembebasan 10 tawanan Israel yang masih hidup dan jenazah 18 orang lainnya, sebagai imbalan atas 1.100 warga Palestina yang ditahan di penjara Israel.
Proposal AS tersebut mengatakan pasukan Israel akan mundur dari Gaza berdasarkan peta yang akan disetujui, dan negosiasi juga akan dimulai untuk gencatan senjata permanen, pembebasan tawanan yang tersisa, dan "penempatan kembali dan penarikan pasukan" Israel.
Hamas mengeluarkan usulan balasan, yang meminta agar negosiasi gencatan senjata permanen dimulai pada hari pertama gencatan senjata, dan agar pemerintahan Trump menjamin perundingan untuk mencapai penyelesaian akhir perang.
Baca juga: Iran Akui Kerusakan Serius Terjadi di Situs Nuklir akibat Serangan AS dan Israel
Selama putaran terakhir perundingan tidak langsung pada bulan Juni, media Israel melaporkan AS mengusulkan gencatan senjata selama 60 hari, masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, pembebasan 10 tawanan Israel yang masih hidup dan jenazah 18 orang lainnya, sebagai imbalan atas 1.100 warga Palestina yang ditahan di penjara Israel.
Proposal AS tersebut mengatakan pasukan Israel akan mundur dari Gaza berdasarkan peta yang akan disetujui, dan negosiasi juga akan dimulai untuk gencatan senjata permanen, pembebasan tawanan yang tersisa, dan "penempatan kembali dan penarikan pasukan" Israel.
Hamas mengeluarkan usulan balasan, yang meminta agar negosiasi gencatan senjata permanen dimulai pada hari pertama gencatan senjata, dan agar pemerintahan Trump menjamin perundingan untuk mencapai penyelesaian akhir perang.
Baca juga: Iran Akui Kerusakan Serius Terjadi di Situs Nuklir akibat Serangan AS dan Israel
(sya)
Lihat Juga :