Trump: Israel Setuju Persyaratan Gencatan Senjata 60 Hari di Gaza

Rabu, 02 Juli 2025 - 06:27 WIB
loading...
Trump: Israel Setuju...
Israel terus menyerang dan membunuh warga Gaza. Foto/tasnim
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Israel telah menyetujui syarat gencatan senjata selama 60 hari. Trump menyebut peran Qatar dan Mesir.

"Israel telah menyetujui persyaratan yang diperlukan untuk menyelesaikan GENCATAN SENJATA 60 Hari, di mana kami akan bekerja dengan semua pihak untuk mengakhiri Perang," ungkap Trump.

"Qatar dan Mesir, yang telah bekerja sangat keras untuk membantu mewujudkan Perdamaian, akan menyampaikan proposal akhir ini. Saya berharap, demi kebaikan Timur Tengah, Hamas menerima Kesepakatan ini, karena ini tidak akan menjadi lebih baik – HANYA AKAN MENJADI LEBIH BURUK," tulis dia di media sosial.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi telah menyerukan tindakan internasional yang mendesak untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.

Ia mengadakan pertemuan pada hari Selasa dengan kepala UNRWA Philippe Lazzarini.

“Situasi kemanusiaan yang sangat buruk di Gaza, yang diakibatkan oleh agresi Israel yang terus berlanjut di sektor tersebut dan pencegahan masuknya bantuan, memerlukan tindakan internasional segera untuk menegakkan pengiriman bantuan melalui organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang relevan, sesuai dengan hukum internasional dan hukum humaniter internasional,” tulis Safadi di X setelah pertemuan tersebut.

Ia menekankan, “Penolakan Israel yang terus-menerus untuk menyediakan makanan dan obat-obatan bagi warga Palestina “merupakan kejahatan perang dan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, hukum humaniter internasional, dan nilai-nilai kemanusiaan bersama, yang harus dihadapi masyarakat internasional dengan segera dan efektif.”

Kepala UNRWA mengkritik Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), menyerukan agar skema tersebut dibatalkan dan menuduhnya memperburuk penderitaan warga Palestina di daerah kantong yang terkepung tersebut.

Philippe Lazzarini mengatakan dalam posting di X bahwa, “Inisiatif tersebut tidak memberikan apa pun kecuali kelaparan dan tembakan bagi warga Gaza.”

“Sejak skema ini dimulai, setidaknya 500 orang yang kelaparan dilaporkan tewas dan hampir 4.000 orang terluka saat berjuang mati-matian untuk mendapatkan makanan,” tulis Lazzarini.

Ia mengatakan jumlah titik distribusi bantuan di Gaza telah anjlok dari 400 menjadi hanya empat di bawah apa yang ia gambarkan sebagai “kekejian baru” dari lokasi distribusi yang dimiliterisasi.

GHF juga dituduh kelompok hak asasi manusia sebagai kaki tangan dalam sistem yang memikat warga sipil yang putus asa ke titik-titik penyerahan bantuan, tempat pasukan Israel telah berulang kali menembaki warga Palestina yang kelaparan.

Baca juga: 4 Orang Ditahan Polisi Istanbul karena Terbitkan Kartun Nabi Muhammad dan Nabi Musa Jabat Tangan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Elon Musk Sebut AS 1.000%...
Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Pangling! Cantiknya...
Pangling! Cantiknya Putri Kim Jong Un, Hadiri Upacara Peringatan Perang Korea
Rekomendasi
Salip Nvidia, Apple...
Salip Nvidia, Apple Kembali Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
Memanfaatkan Limbah...
Memanfaatkan Limbah Kelapa Sawit Jadi Produk UMKM
Perkuat Akses Kesehatan...
Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat, Rudy Susmanto Dorong Sinergi Sektor Swasta dan Pemkab Bogor
Berita Terkini
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved