Profil Reza Pahlavi, Putra Shah Iran yang Ingin Gulingkan Khamenei dengan Dukungan Israel dan AS

Selasa, 01 Juli 2025 - 19:23 WIB
loading...
A A A
Pada usia 17 tahun, Reza berangkat ke sekolah militer di Amerika Serikat tak lama sebelum ayahnya, yang menderita kanker, mengundurkan diri pada 16 Januari 1979.

Keluarnya Shah menciptakan kekosongan kekuasaan, yang dengan cepat diisi oleh Ruhollah Khomeini. Ini adalah awal dari pergeseran Iran menjadi teokrasi konservatif, yang sebagian besar terputus dari Barat.

3. Ingin Mewujudkan Revolusi Damai

Sejak itu, Reza Pahlavi tetap fokus pada satu misi: mewujudkan revolusi damai untuk menggantikan rezim saat ini dengan demokrasi sekuler yang dipimpin oleh rakyat Iran.

Pemikiran politiknya dibentuk oleh prinsip-prinsip nonkekerasan Mahatma Gandhi dan Martin Luther King Jr.

Meskipun ia tidak memegang peran resmi di Iran, ia telah membangun kehadiran simbolis di antara sebagian diaspora Iran dan beberapa warga Iran yang mengharapkan reformasi.

4. Berusaha Menarik Dukungan Internasional

Pahlavi adalah pendukung vokal Iran yang demokratis dan sekuler dan baru-baru ini meningkatkan upayanya untuk mendapatkan dukungan internasional bagi para pengunjuk rasa Iran dan mengakhiri rezim saat ini tanpa kekerasan.

Pendukungnya termasuk kaum sekuler, monarki konstitusional, dan demokrat liberal, yang melihatnya sebagai pewaris takhta yang sah. Mereka juga menganggapnya sebagai tokoh yang bertekad yang, tahun lalu, mewakili harapan demokrasi Iran dalam pertemuan di Parlemen Eropa di Strasbourg, Konferensi Keamanan Munich, dan di Israel.

Bahkan ketika Iran dan Israel tetap menjadi rival berat, Pahlavi telah mengusulkan sebuah visi: sebuah "Perjanjian Cyrus" antara Israel dan Iran masa depan, pasca-Ayatollah.

“Pahlavi berkeliling dunia bertemu dengan para kepala negara, legislator, pembuat kebijakan, kelompok kepentingan, dan kelompok mahasiswa untuk berbicara tentang penderitaan rakyat Iran di bawah rezim Islam di Iran… Ia menyerukan perubahan rezim melalui pembangkangan sipil tanpa kekerasan, dan referendum yang bebas dan terbuka untuk pemerintahan baru Iran,” demikian bunyi situs webnya.

5. Ingin Melanjutkan Dinasti Pahlavi

Keluarga Pahlavi adalah keluarga kerajaan terakhir Iran, yang naik ke tampuk kekuasaan pada tahun 1925 ketika Reza Shah Pahlavi, seorang mantan perwira militer, menyingkirkan dinasti Qajar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved