Profil Reza Pahlavi, Putra Shah Iran yang Ingin Gulingkan Khamenei dengan Dukungan Israel dan AS

Selasa, 01 Juli 2025 - 19:23 WIB
loading...
A A A
Ia meluncurkan rencana modernisasi besar-besaran, termasuk jalan baru, sekolah, dan militer terpusat. Namun, pemerintahannya yang otoriter dan hubungannya dengan Nazi Jerman selama Perang Dunia II menyebabkan kekuatan Sekutu memaksanya keluar pada tahun 1941. Putranya, Mohammad Reza Shah Pahlavi, naik takhta dan memerintah dari tahun 1941 hingga 1979. Menjelang akhir tahun 1970-an, kemarahan meningkat atas penindasan politik, ketidakadilan, dan ketidakadilan, kekayaan, dan hubungan dekat Shah dengan Barat, khususnya Amerika Serikat. Rasa frustrasi ini menyebabkan protes dan kerusuhan massal.

Pada tahun 1979, setelah berbulan-bulan demonstrasi, Shah meninggalkan negara itu. Ayatollah Khomeini kembali dari pengasingan segera setelah itu dan mendeklarasikan pembentukan Republik Islam.

6. Mendorong Munculnya Pemberontakan

Reza Pahlavi mendesak pasukan keamanan Iran untuk menjauh dari rezim ulama tersebut, dengan menyatakan bahwa Republik Islam tersebut dapat segera jatuh setelah aksi militer Israel.

Ia menuduh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei "menyeret Iran ke dalam perang" dengan Israel dan mengatakan rezim tersebut "lemah dan terpecah belah." “Iran bisa saja jatuh. Seperti yang telah saya katakan kepada rekan-rekan senegara saya: Iran adalah milik kalian dan milik kalian untuk direbut kembali. Saya bersama kalian. Tetaplah kuat dan kita akan menang,” katanya dalam sebuah pernyataan.

“Saya telah memberi tahu militer, polisi, dan pasukan keamanan: pisahkan diri dari rezim. Hormati sumpah setiap prajurit yang terhormat. Bergabunglah dengan rakyat.”

Sekarang tinggal di pengasingan di dekat Washington, Pahlavi mengatakan bahwa ia tidak mendorong kembalinya monarki, tetapi ingin menggunakan namanya untuk mendukung dorongan bagi Iran yang sekuler dan demokratis.

Israel, yang memandang Republik Islam sebagai ancaman besar, pernah menjadi sekutu Iran di bawah Shah. Reza Pahlavi telah mempertahankan hubungan hangat dengan Israel dan mengunjungi negara itu dua tahun lalu.

Ia sering menggambarkan Republik Islam sebagai negara yang rapuh, termasuk selama protes tahun 2022 yang menyusul kematian Mahsa Amini, yang ditangkap oleh polisi moral Iran karena melanggar aturan berpakaian 'sopan' bagi wanita.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
Iran Tolak Negosiasi...
Iran Tolak Negosiasi dengan AS saat Ini, Fokus Perang
Rekomendasi
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
Kasus Eks Jampidsus...
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diyakini Terus Berkembang, Eks Penyidik KPK: Ikuti Aliran Uangnya
Cetak Kades Berkualitas,...
Cetak Kades Berkualitas, Kemendagri Gelar Program Kepala Desa Masuk Kampus
Berita Terkini
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved