Tak Lagi Ingin Tergantung China dan AS, Jerman Andalkan Drone Taiwan

Selasa, 01 Juli 2025 - 18:55 WIB
loading...
A A A
Meskipun perusahaan mapan memiliki hubungan jangka panjang dengan pemasok China, produksi drone kini melonjak di Jerman selatan dan perusahaan rintisan semakin terbuka untuk bermitra dengan Taiwan, Jackson menunjukkan.

6. Tidak Tergantung AS

Awal bulan ini, Taiwan menandatangani kesepakatan kemitraan dengan Auterion yang berbasis di AS dan Jerman untuk perangkat lunak drone yang telah teruji di Ukraina untuk membantu meningkatkan pertahanannya terhadap ancaman militer yang berkembang dari China.

Karena bertujuan untuk menyediakan drone dan komponen utama bagi negara demokrasi lain, Taiwan berjuang untuk memenuhi permintaannya sendiri.

Pulau itu menetapkan tujuan bagi produsen dalam negeri untuk memproduksi 180.000 drone per tahun pada tahun 2028. Namun, kapasitas produksi tahunan saat ini — antara 8.000 hingga 10.000 unit — jauh dari target tersebut.

Kesenjangan ini disebabkan oleh tingginya biaya drone "bebas China", pengadaan dalam negeri yang rendah, dan pesanan pemerintah asing yang minimal, menurut laporan DSET.

Cathay Fang, analis kebijakan dalam Program Penelitian Keamanan Nasional dan Keamanan Ekonomi di DSET, mencatat bahwa prioritas saat ini adalah meningkatkan keamanan siber pesawat nirawak Taiwan sejalan dengan inisiatif keamanan AS untuk Sistem Udara Tak Berawak (UAS).

Fokus ini dapat membantu membuka pasar Eropa. "Ketika kita melihat bahwa Amerika Serikat dan Taiwan bekerja sama erat, perusahaan Jerman pasti akan mengikutinya," kata Jackson.

7. Masih Lebih Mahal

Namun, Jerman menghadapi tantangannya sendiri dalam mengurangi ketergantungannya pada pesawat nirawak dan komponen utamanya dari China.

"Undang-undang pengadaan kita benar-benar berfokus pada biaya. Dan China masih menjadi negara yang paling hemat biaya," kata Jackson. "Butuh waktu untuk menerapkan aspek keamanan siber atau keamanan juga."

Tahun lalu, tentara Jerman dilaporkan melonggarkan prosedur pengadaan untuk pesawat nirawak komersial kecil dari perusahaan China, termasuk DJI, produsen pesawat nirawak konsumen terbesar di dunia.

Hal ini menunjukkan bahwa, meskipun ada kekhawatiran yang meningkat dari analis keamanan, kemauan politik di Jerman untuk mengatasi potensi risiko penggunaan pesawat nirawak China masih terbatas.

"Kesadaran di sini dan keinginan untuk melakukan sesuatu tentang hal itu terus berkembang. Namun, hal itu tentu belum mencapai titik yang memadai," kata Jackson.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
AS Klaim Perjanjian...
AS Klaim Perjanjian Damai dengan Iran Diteken Hari Ini, Teheran: Tak  Akan Terjadi!
Rekomendasi
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved