Serangan Rusia Mengganas, Negara NATO Bakal Kerahkan Jet Tempur F-35 Lindungi Pusat Bantuan Ukraina
Selasa, 01 Juli 2025 - 12:05 WIB
loading...
A
A
A
Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan bahwa 90% bantuan untuk Ukraina telah melalui bandara di Rzeszow hingga November 2024.
Bandara tersebut juga merupakan tempat persinggahan utama bagi para pemimpin asing yang melakukan perjalanan ke Kyiv untuk kunjungan resmi.
Pada bulan Januari, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengumumkan bahwa Berlin akan mengerahkan sistem pertahanan udara Patriot yang dijanjikan di sekitar bandara Polandia untuk melindunginya.
Pada Sabtu hingga Minggu dini hari, Rusia meluncurkan serangan udara besar-besaran ke wilayah Ukraina.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pasukannya telah melakukan serangan besar-besaran, yang melibatkan senjata jarak jauh berpresisi tinggi berbasis udara, laut, dan darat. "Termasuk sistem rudal hipersonik aerobalistik Kinzhal, serta kendaraan udara tak berawak, yang menargetkan fasilitas industri militer dan pemrosesan minyak Ukraina," katanya.
Kementerian tersebut tidak memberikan perincian lebih lanjut, tetapi menyatakan bahwa target serangan telah tercapai. "Semua target yang ditentukan telah terkena serangan," paparnya.
Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia telah menembakkan lebih dari 500 senjata udara ke Ukraina, mencakup 477 pesawat nirawak dan umpan serta 60 rudal.
Bandara tersebut juga merupakan tempat persinggahan utama bagi para pemimpin asing yang melakukan perjalanan ke Kyiv untuk kunjungan resmi.
Pada bulan Januari, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengumumkan bahwa Berlin akan mengerahkan sistem pertahanan udara Patriot yang dijanjikan di sekitar bandara Polandia untuk melindunginya.
Pada Sabtu hingga Minggu dini hari, Rusia meluncurkan serangan udara besar-besaran ke wilayah Ukraina.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pasukannya telah melakukan serangan besar-besaran, yang melibatkan senjata jarak jauh berpresisi tinggi berbasis udara, laut, dan darat. "Termasuk sistem rudal hipersonik aerobalistik Kinzhal, serta kendaraan udara tak berawak, yang menargetkan fasilitas industri militer dan pemrosesan minyak Ukraina," katanya.
Kementerian tersebut tidak memberikan perincian lebih lanjut, tetapi menyatakan bahwa target serangan telah tercapai. "Semua target yang ditentukan telah terkena serangan," paparnya.
Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia telah menembakkan lebih dari 500 senjata udara ke Ukraina, mencakup 477 pesawat nirawak dan umpan serta 60 rudal.
Lihat Juga :