Iran Ledek Habis Israel: Tak Punya Pilihan Selain Lari ke Papa Amerika

Senin, 30 Juni 2025 - 07:19 WIB
loading...
Iran Ledek Habis Israel:...
Kerusakan parah di Israel akibat serangan rudal Iran. Iran meledek Israel yang dibantu Amerika Serikat dalam perang 12 hari. Foto/Tehran Times
A A A
TEHERAN - Iran meledek habis-habisan Israel setelah dibantu Amerika Serikat (AS) dalam perang 12 hari. Teheran menyebut rezim Zionis tidak mempunyai pilihan lain selain lari mengadu kepada "Papa" Amerika.

Sebutan Amerika sebagai "Papa" atau "Daddy" pertama kali dicetuskan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte ketika berbincang dengan Presiden AS Donald Trump di sela-sela KTT NATO di Den Haag. Saat itu, Rutte secara spontan memanggil Trump dengan sebutan "Daddy".

Ledekan Iran disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Abbas Araghchi. Itu bermula dari sikap Trump yang mengejek peringatan keras Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Teheran merespons dengan tajam, menuntut rasa hormat yang lebih besar jika Washington tulus untuk melanjutkan negosiasi nuklir.

Baca Juga: Jenderal IRGC Klaim Iran Baru Kerahkan 5% Kekuatannya dalam Perang Melawan Israel

Araghchi mendesak Trump untuk mengubah nadanya jika dia berharap untuk mencapai kesepakatan baru dengan Teheran.

"Jika Presiden Trump sungguh-sungguh ingin mencapai kesepakatan, dia harus mengesampingkan nada tidak hormat dan tidak dapat diterima terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei, dan berhenti menyakiti jutaan pengikutnya yang tulus," tulis Araghchi di X.

Diplomat top Iran itu kemudian menekankan kebanggaan dan ketahanan budaya Iran melalui metafora kerajinan Persia, dengan menulis: "Kompleksitas dan keuletan orang Iran terkenal dalam karpet kami yang luar biasa, ditenun melalui kerja keras dan kesabaran yang tak terhitung jumlahnya. Namun sebagai sebuah bangsa, premis dasar kami sangat sederhana dan lugas: kami tahu nilai kami, menghargai kemerdekaan kami, dan tidak pernah membiarkan orang lain menentukan nasib kami."

Komentar Araghchi berlanjut dengan ledekan yang ditujukan kepada Israel dan juga Amerika yang dia sebut sebagai "Papa"-nya rezim Zionis.

"Rakyat Iran yang hebat dan berkuasa, yang menunjukkan kepada dunia bahwa rezim Israel tidak punya pilihan selain berlari ke 'Papa' untuk menghindari diratakan oleh rudal kami, tidak menerima ancaman dan hinaan dengan baik. Jika Ilusi mengarah pada kesalahan yang lebih buruk, Iran tidak akan ragu untuk mengungkap kemampuan nyatanya, yang pasti akan mengakhiri delusi apa pun tentang kekuatan Iran," imbuh Menlu Araghchi.

Araghchi mengakhiri pesannya dengan seruan untuk saling menghormati: "Niat baik menghasilkan niat baik, dan rasa hormat menghasilkan rasa hormat."

Pertikaian verbal ini menyusul ketegangan antara kedua pemimpin negara. Pada hari Jumat lalu, Trump menolak klaim Khamenei yang disiarkan televisi bahwa Iran telah "memenangkan perang" atas Israel dan memperingatkan AS dan sekutunya untuk tidak melakukan serangan lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved