Mengapa Trump Ingin Mencabut Status Kewarganegaraan Politikus Muslim AS?
Senin, 30 Juni 2025 - 04:55 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: AS Serang Iran, Siapa yang Menang?
"Seluruh partai Demokrat mendukung sosialis garis keras yang ingin mengakhiri semua penegakan hukum imigrasi dan menghapus sistem penjara sepenuhnya," tambahnya.
Anggota DPR dari Carolina Selatan Nancy Mace memposting jajak pendapat dan bertanya apakah Mamdani harus didenaturalisasi dan dideportasi.
Proses denaturalisasi atau pencabutan kewarganegaraan seseorang secara hukum jarang terjadi di Amerika Serikat. Hal ini hanya mungkin terjadi jika individu tersebut memperolehnya melalui penipuan atau kesalahan penyajian yang disengaja, jika orang tersebut terkait dengan kelompok yang mendukung penggulingan pemerintah AS secara paksa dalam waktu lima tahun setelah naturalisasi, atau jika individu tersebut telah melakukan kejahatan serius seperti terorisme atau kejahatan perang sebelum menjadi warga negara dan gagal mengungkapkannya selama proses tersebut.
Pemerintah AS kemudian perlu membuktikannya di pengadilan dengan bukti yang kuat.
2. Simbol Migran yang Sukses di AS
Setelah kemenangan Mamdani, wakil kepala staf Gedung Putih Stephen Miller, seorang yang sangat gigih dalam isu imigrasi, mengatakan bahwa kemenangan itu adalah "peringatan paling jelas tentang apa yang terjadi pada masyarakat ketika gagal mengendalikan migrasi.""Seluruh partai Demokrat mendukung sosialis garis keras yang ingin mengakhiri semua penegakan hukum imigrasi dan menghapus sistem penjara sepenuhnya," tambahnya.
3. Dijuluki Sosialis Anti-Semit
Anggota DPR dari Partai Republik Andy Ogles dari Tennessee memanggilnya, "Muhammad kecil" dan mengatakan bahwa ia adalah "seorang komunis sosialis antisemit yang akan menghancurkan Kota New York yang hebat." "Ia harus DIPORASI. Itulah sebabnya saya menyerukan agar ia menjalani proses denaturalisasi," tambahnya.Anggota DPR dari Carolina Selatan Nancy Mace memposting jajak pendapat dan bertanya apakah Mamdani harus didenaturalisasi dan dideportasi.
Proses denaturalisasi atau pencabutan kewarganegaraan seseorang secara hukum jarang terjadi di Amerika Serikat. Hal ini hanya mungkin terjadi jika individu tersebut memperolehnya melalui penipuan atau kesalahan penyajian yang disengaja, jika orang tersebut terkait dengan kelompok yang mendukung penggulingan pemerintah AS secara paksa dalam waktu lima tahun setelah naturalisasi, atau jika individu tersebut telah melakukan kejahatan serius seperti terorisme atau kejahatan perang sebelum menjadi warga negara dan gagal mengungkapkannya selama proses tersebut.
Pemerintah AS kemudian perlu membuktikannya di pengadilan dengan bukti yang kuat.
(ahm)
Lihat Juga :