Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat

Rabu, 09 September 2020 - 09:49 WIB
loading...
A A A
“Saya berjanji akan menjadi presiden buruh terkuat di sepanjang sejarah AS. Rakyat tahu bukan konglomerat yang memajukan negeri ini, tapi para buruh,” ujar Biden. Mantan wakil presiden AS itu juga siap menindak tegas anggota eksekutif yang turut campur dalam organisasi ikatan buruh. Selain itu, upah minimun akan dinaikkan dan National Labor Relations Board akan semakin diperkuat.

Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat


Namun, Trump menilai Biden sebagai seorang pembohong. Dia mengatakan jika Biden terpilih menjadi presiden, Demokrat kemungkinan besar akan menerapkan lockdown dan mematikan ekonomi nasional demi menanggulangi Covid-19. Puluhan juta buruh akan dipecat sehingga angka pengangguran dan kematian akibat bunuh diri, depresi, narkoba, dan penyakit mental lainnya tidak akan terbendung. (Lihat videonya: Kesultanan Buton yang Tidak Pernah Dijajah negara Eropa)

Trump berencana mengunjungi North Carolina, Florida, Michigan, dan Pennsylvania dalam beberapa pekan ke depan. Keempat wilayah itu dianggap penting dalam memperbesar peluang kemenangan bagi kedua calon presiden. Berdasarkan jajak pendapat di Pennsylvanua, Biden unggul tipis dari Trump. Di wilayah lain, Biden bahkan rata-rata hanya unggul 1 poin dibandingkan Trump.

Mantan pengacara Trump, Michael Cohen, melalui bukunya Disloyal: A Memoir mengatakan Trump bersikap seperti perusuh dan kurang menghormati orang kulit hitam. Dia juga menuduh Trump melontarkan perkataan rasis kepada Nelson Mandela dan orang Hispanik (Meksiko). Buku itu ditulis Cohen dari balik jeruji besi. Namun, Gedung Putih menepis semua tuduhan Cohen. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
5 Alasan Perseteruan...
5 Alasan Perseteruan AS dan Israel, Netanyahu Tak Bisa Dikendalikan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon dan Gaza Meski Netanyahu Dimarahi Trump
Trump Damprat Netanyahu:...
Trump Damprat Netanyahu: 'Kau Benar-benar Gila, Kau Sudah Dipenjara Kalau Bukan karena Aku'
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Tegang! Militer AS Serang...
Tegang! Militer AS Serang Pulau Qeshm Iran
Rekomendasi
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved