Israel Diduga Gunakan Amunisi Uranium Terkuras dalam Serangan di Iran
Kamis, 26 Juni 2025 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Situasi di Timur Tengah meningkat pada tanggal 13 Juni, ketika Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran, menuduhnya melaksanakan program nuklir militer rahasia.
Teheran membalas dengan menyerang target militer di dalam Israel. Pada 22 Juni, Amerika Serikat menyerang tiga lokasi nuklir Iran di Natanz, Fordow, dan Isfahan.
Pada hari Senin, Iran melancarkan serangan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid milik AS di Qatar sebagai tanggapan atas serangan AS tersebut.
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran menggarisbawahi keberhasilan rakyat dan Angkatan Bersenjata dalam mempertahankan negara dan mengalahkan musuh setelah tindakan agresi mereka.
“Tidak ada tindakan nekat yang dapat menggoyahkan tekad kuat bangsa Iran dan Angkatan Bersenjata,” ungkap Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi dalam pernyataan yang dirilis pada hari Kamis.
Teheran membalas dengan menyerang target militer di dalam Israel. Pada 22 Juni, Amerika Serikat menyerang tiga lokasi nuklir Iran di Natanz, Fordow, dan Isfahan.
Pada hari Senin, Iran melancarkan serangan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid milik AS di Qatar sebagai tanggapan atas serangan AS tersebut.
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran menggarisbawahi keberhasilan rakyat dan Angkatan Bersenjata dalam mempertahankan negara dan mengalahkan musuh setelah tindakan agresi mereka.
“Tidak ada tindakan nekat yang dapat menggoyahkan tekad kuat bangsa Iran dan Angkatan Bersenjata,” ungkap Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi dalam pernyataan yang dirilis pada hari Kamis.
Lihat Juga :