Israel Diduga Gunakan Amunisi Uranium Terkuras dalam Serangan di Iran
Kamis, 26 Juni 2025 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
“Setelah tindakan agresi oleh rezim Zionis terhadap Republik Islam Iran—yang dilakukan dengan pengetahuan, dukungan, dan sokongan dari Amerika Serikat yang kriminal—putra-putra Anda yang pemberani di Angkatan Bersenjata mengerahkan kekuatan dan kemampuan mereka untuk memberikan tanggapan yang menyakitkan dan luas terhadap musuh Zionis yang menyerang,” papar dia.
Dia menambahkan, “Meskipun sensor media dan propaganda yang meluas, bukti kehancuran yang tertinggal di wilayah pendudukan, dari selatan ke utara, menunjukkan pusat-pusat militer, strategis, dan penelitian yang penting telah menjadi abu.”
“Seperti yang telah berulang kali dinyatakan oleh para pejabat Republik Islam Iran, Iran tidak pernah dan tidak akan pernah menjadi pemrakarsa perang. Namun, jika ada agresi yang diarahkan terhadap integritas teritorial bangsa kita, kita akan menentukan hasil dan kesimpulan dari perang dan invasi itu,” tegas dia.
Dia menjelaskan, “Dalam perang yang dipaksakan baru-baru ini, sebagai tambahan terhadap keterlibatan langsung AS, meskipun rezim Zionis berada di garis depan agresi terhadap Iran, kemampuan intelijen, logistik, dan operasional negara-negara Barat—terutama NATO—sepenuhnya melayani agresor.”
Baca juga: Parlemen Iran Setuju Setop Kerja Sama dengan IAEA, Badan Nuklir PBB Takut Kecam AS dan Israel
Dia menambahkan, “Meskipun sensor media dan propaganda yang meluas, bukti kehancuran yang tertinggal di wilayah pendudukan, dari selatan ke utara, menunjukkan pusat-pusat militer, strategis, dan penelitian yang penting telah menjadi abu.”
“Seperti yang telah berulang kali dinyatakan oleh para pejabat Republik Islam Iran, Iran tidak pernah dan tidak akan pernah menjadi pemrakarsa perang. Namun, jika ada agresi yang diarahkan terhadap integritas teritorial bangsa kita, kita akan menentukan hasil dan kesimpulan dari perang dan invasi itu,” tegas dia.
Dia menjelaskan, “Dalam perang yang dipaksakan baru-baru ini, sebagai tambahan terhadap keterlibatan langsung AS, meskipun rezim Zionis berada di garis depan agresi terhadap Iran, kemampuan intelijen, logistik, dan operasional negara-negara Barat—terutama NATO—sepenuhnya melayani agresor.”
Baca juga: Parlemen Iran Setuju Setop Kerja Sama dengan IAEA, Badan Nuklir PBB Takut Kecam AS dan Israel
(sya)
Lihat Juga :