Pejuang Palestina Pasang Bom di Tank Israel dan Meledak, 7 Tentara Zionis Terbakar Hidup-hidup
Rabu, 25 Juni 2025 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Mereka semua bertugas di Batalyon Teknik Tempur ke-605. Davidov bertugas sebagai tenaga medis.
Menurut penyelidikan awal IDF, seorang anggota operasi teror Palestina menanam bom di kendaraan teknik tempur lapis baja Puma milik para prajurit saat mereka berkendara di Khan Younis.
Baca Juga: AS Serang Iran, Siapa yang Menang?
Ledakan itu membakar kendaraan itu, dan upaya untuk memadamkannya tidak berhasil. Semua prajurit di dalamnya tewas dalam kobaran api.
PM Israel mengatakan "ini adalah hari yang sangat sulit bagi rakyat Israel" setelah berita tentang tujuh tentara yang tewas akibat ledakan di Gaza selatan.
"Para pejuang heroik kita gugur dalam pertempuran untuk mengalahkan Hamas dan membebaskan sandera kita di selatan Jalur Gaza," tulis Netanyahu di X, dilansir Times of Israel. "Bersama dengan seluruh warga Israel, istri saya dan saya berduka dan berduka atas gugurnya tujuh tentara kita dari Batalyon Teknik Tempur. Semoga kenangan mereka menjadi berkah."
Sementara itu, di Gaza, Al Jazeera melaporkan tidak hanya melihat rumah sakit yang sangat penuh sesak, tetapi pagi ini terasa lebih berat.
Menurut penyelidikan awal IDF, seorang anggota operasi teror Palestina menanam bom di kendaraan teknik tempur lapis baja Puma milik para prajurit saat mereka berkendara di Khan Younis.
Baca Juga: AS Serang Iran, Siapa yang Menang?
Ledakan itu membakar kendaraan itu, dan upaya untuk memadamkannya tidak berhasil. Semua prajurit di dalamnya tewas dalam kobaran api.
PM Israel mengatakan "ini adalah hari yang sangat sulit bagi rakyat Israel" setelah berita tentang tujuh tentara yang tewas akibat ledakan di Gaza selatan.
"Para pejuang heroik kita gugur dalam pertempuran untuk mengalahkan Hamas dan membebaskan sandera kita di selatan Jalur Gaza," tulis Netanyahu di X, dilansir Times of Israel. "Bersama dengan seluruh warga Israel, istri saya dan saya berduka dan berduka atas gugurnya tujuh tentara kita dari Batalyon Teknik Tempur. Semoga kenangan mereka menjadi berkah."
Sementara itu, di Gaza, Al Jazeera melaporkan tidak hanya melihat rumah sakit yang sangat penuh sesak, tetapi pagi ini terasa lebih berat.
Lihat Juga :