Terbang Dekat Wilayah Udara China, Pesawat Mata-mata AS Nyamar Jadi Pesawat Malaysia

Rabu, 09 September 2020 - 03:35 WIB
loading...
A A A
Satu insiden pada 23 Februari 2019, melihat RC-135W yang terbang dari Puerto Rico mulai menyiarkan kode hex palsu saat terbang mendekati wilayah udara Venezuela. Insiden itu terjadi pada hari yang sama dengan upaya penyeberangan paksa Jembatan Tienditas yang terkenal oleh pasukan pendukung oposisi Venezuela, yang mengklaim mereka mencoba untuk membawa bantuan kemanusiaan dari Kolombia. Beberapa minggu sebelumnya, tokoh oposisi yang didukung AS Juan Guaido telah menyatakan dirinya sebagai presiden sementara negara itu dan berusaha mengumpulkan pendukung di dalam dan di luar Venezuela untuk menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Dalam insiden lain pada 3 Juli 2019, RC-135W lain di atas Teluk Persia mengalihkan kode transpondernya ke kode Iran saat terbang di dalam wilayah udara Iran, bahkan terbang di atas wilayah Iran dalam bentuk dua pulau.Para pengamat mencatat tipu daya ini meninggalkan catatan yang buruk, seperti yang terjadi pada peringatan penembakan AS terhadap Iran Air Flight 655 pada tahun 1988. Ketika itu kapal perusak Angkatan Laut AS USS Vincennes menembak jatuh sebuah pesawat Iran di wilayah udara internasional, menewaskan semua penumpang.

Kemudian, pada 23 September 2019, RC-135U Combat Sent Angkatan Udara AS, versi pesawat yang dikhususkan untuk pemantauan radar, menyiarkan kode Selandia Baru palsu saat terbang dekat dengan Semenanjung Crimea Rusia.

Namun, pada hari yang sama, sebuah drone Iran tampaknya melakukan hal yang sama saat terbang melalui wilayah udara Emirat, menunjukkan bahwa bukan hanya AS yang terlibat dalam praktik ini.

Kebingungan yang diciptakan dengan menyamarkan pesawat militer sebagai pesawat sipil menempatkan nyawa yang tidak bersalah dalam risiko, seperti yang dibuktikan oleh insiden seperti Iran Air Flight 655. RC-135W juga menjadi pusat dari penembakan pesawat terkenal lainnya: ketika pencegat Soviet menembak jatuh Korean Air Lines Flight 007 di lepas pantai Pulau Sakhalin pada tahun 1983, itu karena pengontrol radar Soviet telah salah mengira Boeing 747 sebagai RC- 135W yang juga berpatroli di area tersebut pada saat itu dan melintasi jalur penerbangan dengannya. (Baca juga: Lagi, Jet Tempur Su-27 Rusia Cegat dan Usir Pesawat Mata-mata AS )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Harry Kane Pecahkan...
Harry Kane Pecahkan Rekor Gary Lineker di Piala Dunia
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Berita Terkini
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved