Trump Mengawali dan Mengakhiri Perang Israel-Iran: Bisakah Gencatan Senjata Bertahan Lama?

Rabu, 25 Juni 2025 - 11:30 WIB
loading...
Trump Mengawali dan...
Presiden AS Donald Trump. Foto/cbs news
A A A
TEHERAN - Meskipun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bereaksi marah terhadap pelanggaran gencatan senjata Israel dengan Iran, kemungkinan tidak akan ada dampak apa pun karena Trump sendiri adalah "bagian dari perang ini". Pendapat itu diungkap koresponden perang veteran Elijah J. Magnier kepada Sputnik.

“Trump adalah orang pertama yang menggunakan tipu muslihat terhadap Iran untuk menyerukan perundingan nuklir, sementara ia kemudian memberikan lampu hijau kepada Netanyahu untuk memulai perang, belum lagi mengirim pesawat AS untuk mengebom Iran,” papar Magnier.

“Sekarang, Trump berusaha terlihat seperti orang baik yang menghentikan perang yang telah ia berikan lampu hijau kepada Israel untuk dimulai," ujar dia.

Meskipun Netanyahu berpura-pura, AS memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap Israel karena Israel dapat memulai perang sendiri tetapi tidak dapat mengakhirinya.

"Bahkan terhadap aktor non-negara seperti Hamas atau Hizbullah, Israel berteriak meminta dukungan dari Amerika Serikat," papar Magnier.

Meskipun Israel dan Iran tampak tenang dan bersedia berhenti berperang, ini lebih tampak seperti babak baru konflik ini daripada perdamaian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved