Jenderal Senior Garda Revolusi Islam Iran Muncul di Depan Publik setelah Rumor Ia Terbunuh
Rabu, 25 Juni 2025 - 06:31 WIB
loading...
A
A
A
"Kami akan bergerak maju semata-mata demi kepentingan negara Iran yang besar dan heroik, dan dengan ketidakpercayaan mutlak kepada musuh," ujar Ghalibaf seperti dikutip kantor berita Tasnim.
Dia menjelaskan, "Kami siap menarik pelatuk kapan saja untuk menanggapi dengan tegas setiap tindakan agresi."
Ia juga mengecam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan pengawas nuklirnya, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), karena gagal menghentikan serangan Israel dan Amerika Serikat.
"Rakyat Iran-lah yang, di bawah serangan militer dan operasi psikologis yang paling parah, saling berpelukan dan berdiri dengan kesabaran dan keberanian," tegas Ghalibaf.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz mengatakan negara itu akan "menghormati" gencatan senjata dengan Iran.
Dia menjelaskan, "Kami siap menarik pelatuk kapan saja untuk menanggapi dengan tegas setiap tindakan agresi."
Ia juga mengecam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan pengawas nuklirnya, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), karena gagal menghentikan serangan Israel dan Amerika Serikat.
"Rakyat Iran-lah yang, di bawah serangan militer dan operasi psikologis yang paling parah, saling berpelukan dan berdiri dengan kesabaran dan keberanian," tegas Ghalibaf.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz mengatakan negara itu akan "menghormati" gencatan senjata dengan Iran.
Lihat Juga :