40 Sel Mossad Bergerak di Iran, Mengandalkan Kolaborator untuk Melemahkan Khamenei

Selasa, 24 Juni 2025 - 13:15 WIB
loading...
A A A
Israel mengklaim bahwa lokasi dua perwira senior di pasukan Quds Iran, Saeed Izadi dan Behnam Shahryari, yang tewas selama akhir pekan, telah ditentukan oleh jaringan intelijennya.

Sebelumnya, pada 17 Juni, Israel berhasil menemukan dan membunuh salah satu tokoh militer paling senior Iran, Mayor Jenderal Ali Shademani, dan itu hanya empat hari setelah pembunuhan pendahulunya dalam serangan udara yang ditargetkan.

"Saya rasa orang-orang tidak menyadari betapa beraninya kita," kata spesialis intelijen militer Israel Miri Eisin kepada The Observer di Inggris, seraya mencatat bahwa target harus sepenuhnya menyingkirkan semua perangkat elektronik yang dapat terhubung ke internet untuk menghindari deteksi. "Kebanyakan orang tidak melepaskan diri dari jaringan," katanya. "Anda bisa menyerang siapa saja."

"Israel kemungkinan memiliki sekitar 30 hingga 40 sel yang beroperasi di dalam Iran," kata analis pertahanan Hamze Attar kepada Al Jazeera dari Luksemburg, "dengan sebagian besar dari mereka terdiri dari kolaborator, bukan agen Israel, yang juga membuat Iran tampak lemah," katanya, mengutip instruksi perakitan yang ditemukan pada perangkat keras yang disita oleh pihak berwenang.

“Beberapa dari sel-sel itu akan bertanggung jawab atas penyelundupan senjata dari Israel, yang lain untuk melakukan serangan, dan yang lainnya untuk pengumpulan intelijen,” katanya.

3. Beraksi sejak 1979

Operasi intelijen Israel di dalam Iran bukanlah hal baru. Menurut analis, operasi yang dirancang untuk memantau, menyusup, menyabotase, dan melemahkan pertahanan Iran sudah ada sejak revolusi Iran tahun 1979.

Berbicara pada bulan November 2024, Ali Larijani, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, mengakui luasnya operasi Israel di Iran, mengatakan kepada kantor berita ISNA bahwa "masalah infiltrasi telah menjadi sangat serius dalam beberapa tahun terakhir".

"Telah terjadi beberapa contoh kelalaian selama bertahun-tahun," mantan juru bicara parlemen dan negosiator nuklir itu menambahkan.

Peledakan perangkat komunikasi yang digunakan oleh kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah, pada bulan September 2024 hanya mungkin terjadi setelah infiltrasi rantai pasokan kelompok tersebut oleh intelijen Israel.

Demikian pula, pembunuhan pemimpinnya, Hassan Nasrallah, dilakukan setelah rincian lokasinya diperoleh oleh agen Israel. Dalih serupa juga digunakan dalam pembunuhan yang ditargetkan terhadap kepala politik Hamas, Ismael Haniyeh, di Teheran pada Juli 2024, ketika sebuah alat peledak yang ditempatkan di kediamannya beberapa minggu sebelumnya diledakkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Rekomendasi
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Berita Terkini
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved