Total 6 Pesawat Pengebom Siluman B-2 AS Telah Terbang, Hendak Bombardir Iran?
Minggu, 22 Juni 2025 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Mark Dubowitz, CEO Foundation for Defense of Democracies, mengatakan kepada Fox News Digital: "Menghancurkan [Fordow] dari udara adalah pekerjaan yang hanya dapat dilakukan AS."
Menurut Jonathan Ruhe, Direktur Kebijakan Luar Negeri untuk JINSA, bom "Bunker Buster" dirancang untuk menggunakan gaya gravitasi guna menembus campuran tanah, batu, dan beton sebelum bom itu sendiri meledak di bawah tanah.
"Ledakan yang terjadi dapat menghancurkan target sepenuhnya atau meruntuhkan struktur di sekitar target tanpa harus melenyapkannya," jelasnya.
Namun, Presiden AS Donald Trump ragu bom GBU-57 mampu menjangkau situs nuklir Fordo sehingga dia belum memutuskan untuk menyerangnya. Keraguan Trump itu diungkap sumber-sumber pemerintah Washington yang mengetahui masalah tersebut.
Trump, yang mengatakan bahwa dia akan membuat keputusan mengenai keterlibatan AS dalam perang Israel-Iran, diperkirakan akan kembali ke Gedung Putih pada Sabtu sore waktu Washington.
Menurut Jonathan Ruhe, Direktur Kebijakan Luar Negeri untuk JINSA, bom "Bunker Buster" dirancang untuk menggunakan gaya gravitasi guna menembus campuran tanah, batu, dan beton sebelum bom itu sendiri meledak di bawah tanah.
"Ledakan yang terjadi dapat menghancurkan target sepenuhnya atau meruntuhkan struktur di sekitar target tanpa harus melenyapkannya," jelasnya.
Namun, Presiden AS Donald Trump ragu bom GBU-57 mampu menjangkau situs nuklir Fordo sehingga dia belum memutuskan untuk menyerangnya. Keraguan Trump itu diungkap sumber-sumber pemerintah Washington yang mengetahui masalah tersebut.
Trump, yang mengatakan bahwa dia akan membuat keputusan mengenai keterlibatan AS dalam perang Israel-Iran, diperkirakan akan kembali ke Gedung Putih pada Sabtu sore waktu Washington.
Lihat Juga :