Iran Akan Terus Serang Israel: Situs Nuklir Zionis Bakal Hadapi Pukulan Telak!
Jum'at, 20 Juni 2025 - 07:13 WIB
loading...
A
A
A
"Laporannya itu mengaburkan kebenaran ini dan dimanfaatkan untuk menyusun resolusi yang kemudian digunakan oleh rezim yang suka berperang dan melakukan genosida untuk membenarkan serangan yang melanggar hukum terhadap fasilitas nuklir Iran," paparnya.
Laporan Grossi minggu lalu mendorong dewan pengawas nuklir PBB untuk menyatakan Iran melanggar tugas nonproliferasinya untuk pertama kalinya dalam 20 tahun. Sembilan belas dari 35 negara anggota IAEA mendukung mosi tersebut, termasuk AS, Inggris, Prancis, dan Jerman, dengan alasan kegagalan Iran menjelaskan materi nuklir yang tidak dideklarasikan dan meningkatnya stok uranium.
Iran menolak keputusan tersebut sebagai "politis" dan mengatakan akan membangun situs pengayaan baru.
Rusia berpendapat bahwa resolusi "bias, anti-Iran" membuka jalan bagi serangan Israel terhadap Republik Islam Iran.
Baqaei mengatakan Grossi telah mengkhianati rezim nonproliferasi, menuntut akuntabilitas. "Narasi yang menyesatkan memiliki konsekuensi yang mengerikan," katanya.
Israel telah membenarkan serangannya yang sedang berlangsung dengan mengeklaim bahwa Iran berada di ambang memperoleh senjata nuklir. Teheran telah membantah tuduhan tersebut, dengan mempertahankan bahwa program nuklirnya sepenuhnya damai.
Laporan Grossi minggu lalu mendorong dewan pengawas nuklir PBB untuk menyatakan Iran melanggar tugas nonproliferasinya untuk pertama kalinya dalam 20 tahun. Sembilan belas dari 35 negara anggota IAEA mendukung mosi tersebut, termasuk AS, Inggris, Prancis, dan Jerman, dengan alasan kegagalan Iran menjelaskan materi nuklir yang tidak dideklarasikan dan meningkatnya stok uranium.
Iran menolak keputusan tersebut sebagai "politis" dan mengatakan akan membangun situs pengayaan baru.
Rusia berpendapat bahwa resolusi "bias, anti-Iran" membuka jalan bagi serangan Israel terhadap Republik Islam Iran.
Baqaei mengatakan Grossi telah mengkhianati rezim nonproliferasi, menuntut akuntabilitas. "Narasi yang menyesatkan memiliki konsekuensi yang mengerikan," katanya.
Israel telah membenarkan serangannya yang sedang berlangsung dengan mengeklaim bahwa Iran berada di ambang memperoleh senjata nuklir. Teheran telah membantah tuduhan tersebut, dengan mempertahankan bahwa program nuklirnya sepenuhnya damai.
(mas)
Lihat Juga :