Pesawat Tak Bisa Lintasi Iran, Evakuasi 380 WNI Gunakan Jalur Darat

Kamis, 19 Juni 2025 - 15:26 WIB
loading...
Pesawat Tak Bisa Lintasi...
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono memastikan proses evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran akan dilakukan melalui jalur darat. Hal ini disebabkan situasi keamanan yang memburuk akibat eskalasi konflik antara Israel dan Iran, yang membuat jal
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono memastikan proses evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran akan dilakukan melalui jalur darat. Hal ini disebabkan situasi keamanan yang memburuk akibat eskalasi konflik antara Israel dan Iran, yang membuat jalur udara tidak memungkinkan untuk dilalui.

"Jalur darat, kalau udara nggak bisa," kata Sugiono dalam keterangannya, Kamis (19/6/2025).

Sugiono kembali menegaskan bahwa penggunaan jalur udara saat ini bukanlah pilihan yang memungkinkan. "Pesawat tidak bisa. Satu-satunya jalur sekarang adalah jalur darat," ujarnya.

Lebih lanjut, Sugiono mengatakan bahwa terdapat sekitar 380-an WNI yang masih berada di Iran, tersebar di sejumlah kota termasuk Teheran. Pemerintah Indonesia saat ini tengah melakukan berbagai langkah diplomatik untuk memfasilitasi evakuasi tersebut.

Baca Juga: Perang Iran Vs Israel: Siaga I di KBRI Iran, WNI Segera Dievakuasi

"Ada kurang lebih 380-an warga negara Indonesia yang ada di Iran, di Teheran dan beberapa kota lainnya yang ada di Iran. Yang saya kira berada di dalam posisi yang tidak baik, ya, terancam karena serangan yang terus meningkat ini," ujarnya.

Sugiono menjelaskan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah negara tetangga Iran untuk mendukung rencana evakuasi melalui jalur darat. "Ada beberapa pokoknya yang tidak mendekat ke sana. Ada negara yang menjauh dari, mulai malam ini."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved